Puluhan Ribu Warga Karimun Tidak Menggunakan Hak Pilih di Pilkada 2024

- Author

Jumat, 29 November 2024 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan perhitungan suara pada Pilkada Serentak 2024. Foto: ricky/kepriheadline.id

Pelaksanaan perhitungan suara pada Pilkada Serentak 2024. Foto: ricky/kepriheadline.id

Karimun, KepriHeadline.id – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mencatat tingkat partisipasi pemilih yang tergolong rendah. Dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 194.290 orang, hanya 103.455 orang yang menggunakan hak pilihnya pada Rabu, 27 November 2024.

Artinya, sebanyak 90.835 warga memilih untuk tidak hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau golput. Tingginya angka golput ini menjadi perhatian serius, mengingat partisipasi masyarakat merupakan indikator penting dalam keberhasilan demokrasi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun, Mardanus, mengungkapkan bahwa rendahnya partisipasi pemilih disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu yang paling berpengaruh adalah cuaca ekstrem yang terjadi saat hari pemungutan suara.

“Saat hari pencoblosan, cuaca sangat ekstrem dengan hujan deras. Kondisi ini menyulitkan sebagian pemilih untuk datang ke TPS. Selain itu, banyak masyarakat yang bekerja di luar daerah sehingga tidak bisa menggunakan hak pilihnya,” jelas Mardanus pada Jumat, 29 November 2024.

Pilkada Karimun 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati:

• Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole (IsRock) – Nomor urut 1

• Muhammad Firmansyah-Eri Suandi (FirE) – Nomor urut 2

• Bakti Lubis-Raja Bakhtiar (BARA) – Nomor urut 3

Hasil sementara menunjukkan pasangan IsRock unggul di posisi pertama dengan perolehan suara sebanyak 39.472. Di urutan kedua, pasangan FirE meraih 37.721 suara, sementara pasangan BARA berada di posisi ketiga dengan 26.255 suara.

Meski Pilkada telah selesai, tingginya angka golput ini diharapkan menjadi evaluasi bersama, baik bagi penyelenggara pemilu maupun para pasangan calon, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi di masa depan.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB