Sapi Kurban Dipasok dari NTT, Pemkab Karimun Panggil Pengusaha dan Libatkan HKTI

- Author

Senin, 27 Februari 2023 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karantina Peetanian melakukan penyemprotan Disinfektan terhadap sapi asal Natuna yang masuk ke Karimun. (Foto: dokumen kepriheadline.id)

Karantina Peetanian melakukan penyemprotan Disinfektan terhadap sapi asal Natuna yang masuk ke Karimun. (Foto: dokumen kepriheadline.id)

Karimun, Kepriheadline.id – Antisipasi krisis hewan kurban saat Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Karimun berencana akan mendatangkan pasokan sapi dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rencana itu sejalan dengan pertemuan sebelumnya antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kepri dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di NTT beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun Sukriyanto Jaya Putra mengatakan, rencana mendatangkan sapi dari NTT akan dibahas bersama penampung atau pengusaha hewan kurban di Karimun dalam waktu dekat.

“Minggu ini akan panggil penampung, membahas pemenuhan hewan kurban. Kami juga libatkan HKTI,” kata Sukri, Senin (27/2/2023).

Sukri menyebutkan, kebutuhan hewan kurban untuk Karimun, jika merujuk data tahun 2022, yakni berjumlah 450 ekor.

Menurutnya, selama ini untuk kebutuhan hewan kurban di Karimun, penampung mendatangkan sapi kurban dari pemasok masing-masing, dari daerah luar Kepri.

Baca Juga :  Ekonomi UMKM Bergeliat di Karimun Weekend Market 2025

“Kemungkinan ambil bibit khusus hewan kurban untuk penggemukan. Kita akan kumpulkan dan gabung dengan HKTI terkait mendatangkan sapi kurban. Tapi kami akan bicarakan dulu. Kita dapat alokasi sapi dari NTT, untuk Bintan dan Pinang sudah oke,” ujar Sukri.

Sukri mengatakan, untuk memasukkan sapi dari Provinsi NTT, pihaknya telah berkoordinasi bersama dengan Bupati Karimun.

Kata Sukri, Bupati berpesan kepada pihaknya untuk tidak mengabaikan peternak lokal. Hal itu agar, tidak merugikan peternak lokal di Karimun.

“Arahan Pak Bupati, jangan semua diambil dari luar. Harus berdayakan juga peternak lokal kita,” kata Sukri.

Sukri menyebutkan, apapun hasil dari pertemuan yang akan digelar tersebut, pihaknya hanya menginginkan ketersediaan sapi kurban terpenuhi.

“Yang penting itu ketersediaan hewan kurban tersedia. Harga juga jangan terlalu naik,” tutup Sukri.

(red)

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Terios Tertimpa Pohon di Depan Masjid Baitul Taqwa Karimun
Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026
Karimun – Meranti Jalin Kerja Sama Strategis, Dorong Ekonomi hingga Perkuat Layanan Pemerintahan
Pelajar di Kundur Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:53 WIB

Mobil Terios Tertimpa Pohon di Depan Masjid Baitul Taqwa Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:35 WIB

Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan

Berita Terbaru