Jadi Mitra Binaan PT Timah Tbk, Usaha Ternak Ayam Potong Iyan Wahyudi Makin Melesat 

- Author

Jumat, 11 Agustus 2023 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iyan Wahyudi saat mengurus usaha ayam potongnya. Foto: Humah Timah

Iyan Wahyudi saat mengurus usaha ayam potongnya. Foto: Humah Timah

Karimun, Kepriheadline.id – Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Timah Tbk telah membantu Iyan Wahyudi (50) dalam mengembangkan usaha pertanian sayur dan memulai usaha ternak ayam potongnya. Ia bahkan kini bisa menjadi pemasok ayam potong untuk industri rumahan.

Semula, warga Dabit, Desa Lubuk, Kecamatan Kundur ini semula merupakan petani dan pedagang sayuran. Saat ini mengembangkan usaha sayurannya ini Ia mengalami banyak kendala terutama dalam hal permodalan.

“Saya awalnya pinjam modal untuk mengembangkan usaha pertanian sayur. Alhamdullillah setelah mendapatkan suntikan dana dari PT Timah Tbk usahanya berkembang dengan pesat,” ceritanya.

Usaha pertanian sayur memiliki prospek yang menjanjikan, sehingga Ia fokus dan terus menekuni usaha ini. Tak hanya memenuhi kebutuhan sayur masyarakat Kundur, Ia juga mengirimkan hasil pertanian ke daerah lainnya.

“Selain untuk memenuhi kebutuhan sayuran masyarakat Kundur, sebagian hasil pertanian saya jual ke Pulau Burung dan tembilahan Provinsi Riau dikirim melalui kapal setiap harinya,” katanya.

Namun, usahanya terdampak Covid-19 sehingga mengalami banyak kendala. Ia bahkan terancam bangkrut. Tak mau menyerah, berbagai upaya dilakukannnya meski ditengah kondisi yang tak mudah.

“Saat Covid-19 membuat usaha sayuran saya benar-benar hancur karena adanya pembatasan kegiatan masyrakat dan juga daya beli masyarakat jauh menurun dibanding sebelum wabah covid-19 melanda dan merusak sendi sendi ekonomi,” ceritanya.

Ia memahami tak bisa hanya berdiam diri, sedangkan kebutuhan keluarga harus dipenuhi. Akhirnya, Ia memilih untuk menekuni usaha ayam potong.

“Berbekal sedikit pengetahuan tentang budidaya ayam potong, saya mulai merintis kecil-kecilan dengan sisa modal dari Program PUMK PT Timah Tbk. Selang beberapa waktu ternyata prospek usaha ayam potong cukup menjanjikan sehingga saya benar-benar terjun menekuni usaha ini,” katanya.

Menurut Iyan wahyudi, saat ini banyak jenis makan yang memerlukan daging ayam. Selain itu, masyarakat juga telah berinovasi sendiri mengolah makanan berbahan daging ayam menjadi berbagai olahan makanan sehingga masyarakat tidak berasa bosan mengkonsumsi makan tersebut.

Selain melayani kebutuhan daging ayam ke beberapa rumah makan, Ian juga menyediakan kebutuhan daging ayam untuk pelaku usaha kecil seperti pedagang sate dan ayam crispy.

“Alhamdullillah saat ini saya menyediakan kebutuhan daging ayam untuk masyarakat baik partai kecil maupun besar, kadang-kadang saya juga terima orderan untuk acara-acara,” katanya.

Ia bersyukur bisa terus menjalankan usahanya ini, baginya jika berusaha dengan sungguh-sungguh selalu ada kemudahan.

“Walaupun di lingkungan saya sudah banyak yang memiliki usaha yang sama dan lebih dahulu. Namun rezeki sudah ada yang mengatur,sehingga itu tidak menjadi saingan tapi kita jadikan relasi. Alhamdullillah usaha bisa lancar,” katanya,

Ia mengapresiasi program PUMK PT Timah Tbk yang telah membantu dirinya dalam menjalankan berbagai usaha. Banyak manfaat dan kemudahan yang dirasakannya dengan menjadi mitra binaan PT Timah Tbk.

“Sangat membantu sekali, jasa administrasi yang kecil. Cicilan baru dibayar setelah tiga bulan sehingga modal ini memang fokus kita gunakan untuk modal kerja. Banyak manfaatnya untuk pelaku usaha kecil seperti saya ini,” katanya.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB