Soal Kelangkaan Gas, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

- Author

Rabu, 26 Juli 2023 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gas LPG. (Foto: Shutterstock)

Ilustrasi Gas LPG. (Foto: Shutterstock)

Karimun, Kepriheadline.id – Kelangkaan Gas Elpiji akhir-akhir ini, menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat. Namun demikian, Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan ESDM memastikan pemenuhan elpiji akan tetap terpenuhi.

Selain itu, warga diminta agar tidak panic buying akan kelangkaan tersebut, tidak berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan gas di Kabupaten Karimun.

Kabid ESDM Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan ESDM, Vandores Purba menilai, jika isu kelangkaan berhembus, maka masyarakat dapat terpengaruh sehingga membeli gas dengan jumlah yang banyak atau panic buying.

Kondisi tersebut bisa menyebabkan kelangkaan dan gas di pangkalan-pangkalan cepat habis.

“Saya imbau masyarakat tidak usah panik dan jangan menimbun,” kata Vandores, Rabu (26/07/2023).

Disebutkannya, saat ini penyaluran gas elpiji ke pangkalan distributor berjalan seperti biasanya dan dipastikan tidak ada pengurangan pasokan ke pangkalan.

“Tidak ada pengurangan,” katanya.

Ia menyebutkan, kelangkaan saat ini disebabkan adanya kapal penjemput gas elpiji ke Tanjung Uban, Kabupaten Bintan yang mengalami kerusakan, sehingga berdampak terhadap pasokan.

“Yang seminggu lalu memang kapalnya rusak. Namun saat ini, pasokan sudah lancar kembali,” kata Vandores.

“Senin tanggal 24 sampai Sabtu tanggal 30 akan masuk lagi 38.000 tabung. Ini sekarang ada juga kapal yang sedang antre di Uban,” katanya.

Diketahui gas elpiji tiga kilogram untuk wilayah Kabupaten Karimun masih didatangkan dari Pertamina Tanjung Uban.

Untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, masih belum beroperasi karena terkendala listrik.

(Cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya
Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun
KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB