Dua Hari Ops Keselamatan, Polisi Temukan Masih Banyak Pengendara di Bawah Umur

- Author

Kamis, 9 Februari 2023 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memberikan teguran kepada pengendara sepeda motor yang masih di bawah umur ketika Operasi Patuh 2022 lalu. (Foto : dok polisi/KepriHeadline.id)

Petugas memberikan teguran kepada pengendara sepeda motor yang masih di bawah umur ketika Operasi Patuh 2022 lalu. (Foto : dok polisi/KepriHeadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Dua hari Operasi Keselamatan, sebanyak 105 Pelanggar lalu lintas di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau diberikan teguran oleh Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Karimun.

Pelanggar lalu lintas didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak melengkapi kelengkapan keselamatan antara lain tidak memakai helm dan pengendaea masih di bawah umur.

Kasat Lantas Polres Karimun AKP Eko Aprianto mengatakan, dalam Operasi Keselamatan Seligi 2023, pihaknya masih banyak menemukan pelanggar lalu lintas yang tidak disiplin saat berkendara.

“Ratusan teguran kami keljarkan selama dua hari Ops Keselamatan ini. Masih banyak temuan pengendara yang tidak taat dalam berkendara,” kata Eko, Kamis (9/2/2023).

Ia mengatakan, keselamatan dalam berlalu lintas merupakan faktor utama dalam menciptakan situasi keamanan, ketertiban dan kelancaran di jalan raya.

“Keselamatan merupakan faktor utama, diperlukan  kesadaran masyarakat untuk dapat mewujudkan. Apabila kami mengimbau tetapi tidak ada kesadaran dalam diri masyarakat, maka tidak akan efektif,” katanya.

Eko menyebutkan, sebanyak 105 teguran tersebut diberikan selama dua hari Operasi Keselamatan 2023. Dimana, pada hari pertama pihaknya memberikan 35 teguran kepada pengendara sepeda motor dan 70 teguran pada hari kedua.

“Pengendara tidak menggunakan helm kami temukan sebanyak 70 pelanggar, sedangkan untuk pengendara dibawah umur ada 35,” katanya.

Ops Keselamatan seligi 2023 merupakan operasi terpusat yang digelar secara serentak sejak 7 Febuari hingga 20 Febuari mwndatang. Dalam operasi ini, sebanyak 7 jenis pelanggaran menjadi target utama kepolisian.

(*/red)

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB