Kisah Pasutri di Kundur, Nekat Curi Buah Demi Penuhi Kebutuhan Keluarga dan Beli Obat Anak

- Author

Jumat, 21 Juli 2023 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria melakukan pencurian buah di kebun milik warga di Batu 7 Kelurahan Tanjung Berlian, Kundur Utara. Dalam aksinya, ia turut serta membawa istri dan ketiga anaknya. Foto: istimewa

Seorang pria melakukan pencurian buah di kebun milik warga di Batu 7 Kelurahan Tanjung Berlian, Kundur Utara. Dalam aksinya, ia turut serta membawa istri dan ketiga anaknya. Foto: istimewa

Karimun, Kepriheadline.id – Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Kecamatan Kundur Utara nekat melakukan pencurian di kebun buah milik warga di Batu 7 Kelurahan Tanjung Berlian, Kabupaten Karimun,Rabu (19/7/2023) malam.

Mirisnya pasangan pasutri itu melakukan pencurian dengan membawa tiga orang anaknya. Mereka beraksi di kebun milik warga dan mengambil sejumlah buah-buahan seperti jeruk nipis dan jengkol untuk nantinya dijual kembali.

Aksi pasutri itu kepergok oleh warga sekitar dan mereka langsung diamankan warga dan dibawa ke Kantor Polisi.

Kapolsek Kundur Barat AKP Hendriyal dikonfirmasi terkait penangkapan itu membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini mereka sedang dalam pemeriksaan di Mapolsek Kuba.

“Benar, pelaku mencuri buah jeruk nipis dan tertangkap basah oleh warga setempat. Dia mencuri sambil membawa istri dan anaknya,” kata AKP Hendriyal, Jumat (21/7/2023).

Ia mengatakan, pelaku sebelumnya telah beberapa kali melakukan aksi pencurian di beberapa lokaso dan tertangkap oleh warga. Akan tetapi, penangkapan tersebut tidak sampai hingga proses hukum dan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Pelaku ini sudah berulang kali mencuri dan tertangkap warga. Bahkan karena merasa kasian dan iba, dirinya sempat diberikan pekerjaan yang layak agak tidak mencuri lagi,” katanya.

Disebutkan Hendriyal, Pasutri itu nekat melakukan pencurian lantaran kondisi ekonomi dan membutuhkan biaya untuk pengobatan anaknya.

“Karena kebutuhan ekonomi dan juga ingin membelikan obat untuk anaknya,” katanya.

Saat ini, Pasutri itu masih dalam penanganan lebih lanjut oleh penyidik Polsek Kuba. Belum diketahui, langkah hukum seperti apa yang akan diberikan kepada Pasutri tersebut.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB