Komunitas Buka Buku Ajak Anak Membatik dan Membaca di Tepi Danau Karimun

- Author

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Buka Buku Ajak Anak Membatik dan Membaca di Tepi Danau Karimun

Komunitas Buka Buku Ajak Anak Membatik dan Membaca di Tepi Danau Karimun

KARIMUN, KepriHeadline.id – Memperingati Hari Batik Nasional, Komunitas Buka Buku mengajak anak-anak mengenal warisan budaya sekaligus menumbuhkan minat baca melalui kegiatan membatik dan membaca nyaring di kawasan Taman Tepi Danau Karimun, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang diikuti anak-anak bersama orang tua itu berlangsung dengan suasana hangat dan interaktif. Selain mengenal seni membatik, peserta diajak menikmati sesi read aloud atau membaca nyaring sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap buku sejak dini.

Komunitas Buka Buku mengajak anak-anak mengenal warisan budaya sekaligus menumbuhkan minat baca melalui kegiatan membatik dan membaca nyaring.

Dalam sesi membatik, anak-anak mendapat pendampingan langsung dari Rima Mulyana, pengrajin batik Karimun dari Molekna Batik Kite. Ia memperkenalkan berbagai peralatan membatik sekaligus menjelaskan tahapan pembuatannya dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.

Tidak sekadar menyimak penjelasan, peserta juga mendapat kesempatan untuk mencoba membatik secara langsung. Pengalaman tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengeksplorasi kreativitas sekaligus mengenal lebih dekat proses pembuatan kain batik.

Anak-anak mengikuti secara antusias kegiatan membatik dan membaca nyaring ditaja Komunitas Buka Buku Karimun.

Bagi Komunitas Buka Buku, kegiatan ini menjadi salah satu cara mengenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda. Batik tidak hanya dipandang sebagai kain tradisional, tetapi juga sebagai warisan budaya yang mengandung nilai sejarah, kreativitas, dan identitas daerah.

Keseruan berlanjut saat anak-anak mengikuti sesi membaca nyaring. Berlian, yang membacakan buku cerita, berhasil menarik perhatian peserta untuk menyimak cerita yang disampaikan.

Dua anak sedang membatik di tepi danau Taman Hijau Karimun.

Suasana semakin interaktif ketika anak-anak merespons cerita dan mengikuti alur bacaan. Melalui kegiatan ini, membaca tidak hanya menjadi aktivitas mengenal kata, tetapi juga pengalaman menyenangkan yang mendorong imajinasi dan rasa ingin tahu anak.

Komunitas Buka Buku Karimun melaksanakan kegiatan Membatik dan Membaca Nyaring di Tepi Danau Taman Hijau Bersih Karimun.

Perpaduan kegiatan membaca dan membatik menghadirkan pengalaman belajar yang beragam. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui buku, tetapi juga belajar melalui praktik seni dan pengenalan budaya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari perwakilan TP PKK Pokja II Kabupaten Karimun, Hj. Diko Getty Tuerah, S.TP,. Ia menilai kehadiran Komunitas Buka Buku memberikan kontribusi positif dalam mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat.

Antusias anak-anak ikuti kegiatan Membatik dan Membaca Nyaring di Taja Komunitas Buka Buku.

Hj Diko yang juga merupakan founder dan pembina Sekolah Lansia STANIA, sekolah lansia pertama di Karimun, menyampaikan bahwa keterlibatan orang tua menjadi salah satu hal penting dalam membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga.

“Kehadiran Komunitas Buka Buku sangat bagus di tengah masyarakat Karimun. Anak-anak tidak hanya diajak mengenal buku dan membaca, tetapi orang tua juga ikut dilibatkan sehingga minat terhadap buku dan literasi dapat tumbuh bersama dalam keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, gerakan literasi perlu dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, membaca tidak hanya dilakukan di lingkungan pendidikan formal, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas keluarga dan masyarakat.

Apresiasi serupa disampaikan salah satu orang tua peserta, Maya Gistiana. Ia mengaku senang dengan kegiatan yang rutin digelar Komunitas Buka Buku setiap bulan karena memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar sekaligus bermain.

“Kami sangat senang dengan kegiatan Komunitas Buka Buku. Setiap bulan ada kegiatan yang menarik untuk anak-anak. Buku-buku yang dibawa juga bagus dan sesuai dengan usia anak, sehingga anak-anak bisa membaca dengan bebas dan gratis,” ungkap Maya.

Menurut Maya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun kebiasaan membaca sejak dini. Kehadiran buku-buku yang sesuai dengan usia anak juga membuat mereka lebih leluasa memilih bacaan sesuai minat.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Buka Buku menunjukkan bahwa literasi dapat dikembangkan melalui beragam pendekatan. Membaca buku, mendengarkan cerita, mengenal budaya, hingga mencoba kegiatan seni dapat menjadi bagian dari proses belajar yang bermakna bagi anak-anak.

Komunitas Buka Buku berharap kegiatan serupa dapat terus menghadirkan ruang belajar yang terbuka dan menyenangkan bagi masyarakat Karimun. Selain menumbuhkan minat baca, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat keterlibatan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak serta memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada generasi muda.

Dari buku, anak-anak mengenal cerita. Dari batik, mereka belajar budaya. Melalui kegiatan sederhana yang melibatkan keluarga dan masyarakat, kecintaan terhadap literasi dan warisan budaya diharapkan tumbuh sejak dini.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB