KARIMUN, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Halaman Kantor Bupati Karimun, Kamis (1/10/2026) pagi.
Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.45 WIB itu dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0317/Tanjungbalai Karimun, Letkol Inf Andit Franata, S.I.P., yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karimun, Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan instansi vertikal turut menghadiri kegiatan tersebut.
Upacara berlangsung khidmat dan tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan dan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.
Selanjutnya, inspektur upacara membacakan Teks Pancasila, dilanjutkan pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Naskah Ikrar. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.
Usai memimpin upacara, Letkol Inf Andit Franata mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan.
Menurut dia, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai historis sekaligus memperkuat kesadaran tentang pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar ritual tahunan, melainkan pengingat bagi kita semua akan pentingnya keteguhan ideologi,” ujar Andit.
Ia mengatakan, di tengah dinamika perkembangan zaman, Pancasila memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Di tengah dinamika zaman, Pancasila adalah benteng utama pertahanan bangsa yang memperkokoh persatuan dan menjaga kesatuan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
Andit juga mengajak seluruh peserta upacara dan masyarakat untuk terus meneladani perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga dan nyawa demi mempertahankan nilai-nilai Pancasila.
Ia menilai kemerdekaan dan kedamaian yang dirasakan masyarakat saat ini tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu bangsa.
“Kemerdekaan dan kedamaian yang kita nikmati hari ini berdiri di atas fondasi pengorbanan para pejuang terdahulu,” ujarnya.
Menurut Andit, menjaga Pancasila dari berbagai ancaman merupakan bagian dari tanggung jawab bersama sekaligus bentuk penghormatan kepada para pendahulu bangsa.
“Menjaga Pancasila dari segala ancaman bukan sekadar kewajiban moral, melainkan wujud nyata rasa terima kasih dan penghormatan kita atas keteladanan para pendahulu bangsa,” katanya.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







