MediaMIND 2026 Digelar, MIND ID Dorong Jurnalis Angkat Isu Hilirisasi dan Pertambangan Berkelanjutan

- Author

Jumat, 11 September 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MediaMIND 2026 Digelar, MIND ID Dorong Jurnalis Angkat Isu Hilirisasi dan Pertambangan Berkelanjutan

MediaMIND 2026 Digelar, MIND ID Dorong Jurnalis Angkat Isu Hilirisasi dan Pertambangan Berkelanjutan

PANGKALPINANG, KepriHeadline.id – MIND ID bersama PT TIMAH (Persero) Tbk menggelar Sosialisasi MediaMIND 2026 di Graha Timah, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah jurnalis dari berbagai media di Bangka Belitung serta mahasiswa. Sosialisasi menghadirkan Division Head of CSR PT TIMAH (Persero) Tbk Rahmat Taufik, Corporate Communication MIND ID M. Richard, serta jurnalis ANTARA Yusuf Dzul Ikram sebagai narasumber.

MediaMIND merupakan ruang kolaborasi yang mempertemukan jurnalis, akademisi, pengamat, dan masyarakat untuk menghadirkan perspektif, analisis, serta cerita inspiratif mengenai pengelolaan mineral Indonesia.

Pada 2026, MediaMIND mengusung tema “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri”. Tema tersebut mengajak peserta menggali berbagai cerita mengenai pengelolaan kekayaan mineral Indonesia secara bertanggung jawab.

Pengelolaan mineral tidak hanya diarahkan untuk mendukung industri nasional dan transisi energi, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui hilirisasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kompetisi MediaMIND 2026 memiliki enam subtema, yakni Ekonomi dan Investasi; ESG & Green Mining; Hilirisasi; Industrialisasi dan Ketahanan Mineral Indonesia; Kontribusi Sosial Masyarakat; serta Transformasi dan Inovasi.

Dalam sosialisasi tersebut, para narasumber membahas sejumlah isu strategis industri pertambangan. Di antaranya kinerja perusahaan, kontribusi industri ekstraktif terhadap perekonomian, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), hilirisasi, pengelolaan lingkungan, hingga peluang pengembangan isu pertambangan melalui karya jurnalistik.

Hilirisasi Jadi Babak Baru Industri Pertambangan

Corporate Communication MIND ID M. Richard mengatakan, industri pertambangan Indonesia saat ini memasuki babak baru melalui penguatan hilirisasi.

Menurut dia, pengelolaan mineral tidak cukup berhenti pada proses penambangan. Mineral perlu diolah lebih lanjut sehingga menghasilkan produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

“Babak baru yang kita bangun adalah hilirisasi yang terintegrasi. Pengembangan industri hilir juga menjadi bagian dari upaya Indonesia untuk meningkatkan nilai ekonomi sumber daya alam sekaligus membangun kemampuan teknologi dan industri nasional,” kata Richard.

Menurutnya, perkembangan industri pertambangan membuka ruang yang luas bagi media untuk menghadirkan pemberitaan dari berbagai perspektif.

Media, kata dia, tidak hanya dapat mengangkat isu produksi komoditas, tetapi juga transformasi industri, hilirisasi, lingkungan, ekonomi masyarakat, hingga kontribusi sektor pertambangan terhadap pembangunan.

736 Karya Ikuti MediaMIND 2026

Dari sisi pengembangan karya jurnalistik, jurnalis ANTARA Yusuf Dzul Ikram mengatakan antusiasme terhadap kompetisi MediaMIND terus meningkat.

Pada penyelenggaraan 2026, tercatat sebanyak 736 karya mengikuti kompetisi tersebut.

“Jumlah karya yang masuk terus bertambah. Ini menunjukkan semakin banyak orang yang tertarik dengan isu pertambangan dalam perspektif jurnalistik,” ujar Yusuf.

Ia berharap MediaMIND dapat mendorong lahirnya karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga menghadirkan perspektif berbeda, liputan mendalam, serta cerita yang beragam mengenai industri pertambangan Indonesia.

PT Timah Paparkan Kinerja dan Program TJSL

Sementara itu, Division Head CSR PT TIMAH (Persero) Tbk Rahmat Taufik memaparkan perkembangan kinerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, baik dari sisi operasional maupun finansial.

Ia mengatakan kinerja PT TIMAH menunjukkan tren positif. Salah satunya terlihat dari capaian laba perusahaan pada semester I 2026 yang mencapai sekitar Rp 2,71 triliun.

Selain kinerja operasional dan finansial, Rahmat juga menjelaskan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT TIMAH yang menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program tersebut mencakup sejumlah bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, hingga pengembangan masyarakat.

“Jadi kita tidak hanya menambang, tetapi juga memberikan manfaat sekitar. Dalam program CSR kita berusaha menjangkau penerima manfaat lebih luas sehingga berdampak bagi perekonomian yang ada di Bangka Belitung,” ujarnya.

Sosialisasi MediaMIND 2026 mendapat sambutan positif dari kalangan jurnalis di Bangka Belitung.

Salah seorang jurnalis, Riki, mengatakan kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai industri pertambangan sekaligus peluang bagi insan pers untuk mengembangkan karya jurnalistik.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena banyak ilmu pengetahuan yang didapat. Tentunya MediaMIND menjadi ajang lomba yang menarik dan semoga berlanjut di tahun mendatang,” katanya.

Hal senada disampaikan jurnalis lainnya, Elza. Ia mengaku tertarik kembali mengikuti MediaMIND 2026 setelah pada tahun sebelumnya turut mengirimkan karya.

“Sangat tertarik untuk ikut MediaMIND 2026. Tahun lalu juga ikut. Kita berharap perlombaan seperti ini tidak hanya dilaksanakan satu tahun sekali, tetapi lebih sering karena isu pertambangan, khususnya timah, memiliki banyak dampak bagi perekonomian masyarakat Bangka Belitung,” ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel), Zambiatun Hasanah, mengatakan sosialisasi tersebut menambah wawasan mahasiswa mengenai tata kelola pertambangan.

Menurut Zambiatun, kegiatan itu juga memberikan perspektif baru mengenai pentingnya hilirisasi industri bagi masa depan.

Ia menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal keterbukaan informasi publik mengenai pengelolaan sumber daya alam.

“Sebagai mahasiswa, kita harus berperan aktif melihat transparansi pengelolaan pertambangan dan ikut mengedukasi masyarakat luas melalui platform media sosial,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, PT TIMAH juga memberikan apresiasi kepada sejumlah jurnalis dan media di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dinilai aktif, produktif, interaktif, serta memiliki jangkauan pemberitaan yang luas.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB