KARIMUN, KepriHeadline.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Karimun melatih sekitar 60 karyawan Hotel Aston Karimun untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran.
Pelatihan penanggulangan kebakaran tersebut digelar di area parkir Hotel Aston Karimun, Senin (24/8/2026).
Dalam kegiatan itu, para karyawan tidak hanya mendapatkan materi mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran, tetapi juga mengikuti praktik langsung menggunakan peralatan pemadam.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Karimun, Hendra Hidayat, mengatakan pelatihan tersebut penting bagi sektor perhotelan yang memiliki risiko kebakaran cukup tinggi.
Menurut dia, kemampuan karyawan dalam memberikan respons awal sangat penting untuk mencegah api berkembang dan membahayakan pengunjung maupun pekerja.
“Keselamatan pengunjung dan staf adalah prioritas utama. Melalui simulasi dan pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap personel Hotel Aston Karimun memiliki respons cepat dan keterampilan dasar dalam mengatasi percikan api sebelum menjadi bencana yang lebih besar,” ujar Hendra.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi yang disampaikan melalui metode pemaparan dan peragaan langsung.
Narasumber kegiatan, Agus Suroso selaku Operator Layanan Operasional, mengatakan peserta mendapat kesempatan mempraktikkan sejumlah teknik penanganan kebakaran.
“Peserta cukup antusias mempraktikkan pengoperasian Alat Pemadam Api Ringan (APAR), penanganan kebocoran gas, hingga teknik pemadaman tradisional menggunakan karung basah,” kata Agus.
Praktik tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada karyawan agar mampu mengambil tindakan awal ketika terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya.
Selain penggunaan APAR, peserta juga diperkenalkan dengan langkah-langkah penanganan kebocoran gas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pelaksanaan pelatihan melibatkan tim operasional yang dipimpin Kasi Operasi dan Pengendalian Rahmadi bersama personel pemadam kebakaran serta tim pengadministrasi.
BPBD Karimun turut menyiagakan satu unit armada MPK 02 di lokasi kegiatan untuk mendukung pelaksanaan simulasi.
Hendra mengatakan peningkatan kapasitas masyarakat maupun pengelola fasilitas umum dalam menghadapi kebakaran menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bencana.
“Kesigapan pada saat awal kejadian sangat menentukan. Karena itu, pengetahuan dan keterampilan dasar penanganan kebakaran perlu dimiliki oleh setiap orang, terutama mereka yang bekerja di fasilitas yang melayani banyak orang,” ujarnya.
Seluruh rangkaian pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran di Hotel Aston Karimun berlangsung lancar, tertib, dan kondusif.
BPBD dan Damkar Karimun juga mengimbau masyarakat maupun pengelola fasilitas umum yang membutuhkan layanan darurat kebakaran untuk menghubungi Call Center Damkar Karimun di (0777) 7364263.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







