KARIMUN, KepriHeadline.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun mencatat progres pendataan Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 118,12 persen dari target yang ditetapkan.
Capaian tersebut diperoleh berdasarkan hasil verifikasi petugas terhadap daftar awal (pre-list) usaha maupun keluarga yang menjadi sasaran pendataan.
Kepala BPS Kabupaten Karimun, Lulus Haryono, mengatakan capaian lebih dari 100 persen tersebut tidak berarti seluruh sasaran telah selesai didata. Petugas masih melakukan penelusuran terhadap keluarga dan pelaku usaha yang belum berhasil ditemui.
“Progres Sensus Ekonomi di Kabupaten Karimun sudah mencapai 118 persen. Yang sudah diverifikasi dari target yang ditentukan berdasarkan pre-list usaha maupun keluarga sudah mencapai 118,12 persen,” ujar Lulus, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Lulus, waktu pelaksanaan pendataan masih berlangsung hingga akhir Agustus 2026. Karena itu, petugas BPS Karimun terus mendatangi sasaran yang sebelumnya belum berhasil ditemui.
Ia memperkirakan jumlah keluarga maupun pelaku usaha yang belum terdata tidak terlalu banyak. Rata-rata, masih terdapat sekitar empat hingga lima sasaran di setiap RT yang belum berhasil ditemui petugas.
“Tidak banyak yang belum terlaksanakan. Mungkin rentangnya sekitar empat hingga lima di setiap RT. Petugas Sensus Ekonomi terus berupaya mengejar kekurangan tersebut,” katanya.
BPS Karimun siapkan kanal pengaduan
Untuk memperluas cakupan pendataan, BPS Kabupaten Karimun juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyiapkan sarana pengaduan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karimun yang belum didatangi petugas Sensus Ekonomi.
“Nanti kita buatkan link, dan mereka bisa mengirimkan nama serta alamatnya agar dapat didatangi petugas,” ujar Lulus.
Kanal tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi ASN. Masyarakat umum yang merasa belum didata juga akan diberikan kesempatan untuk melaporkan dirinya kepada BPS Karimun.
Informasi mengenai kanal pengaduan akan disampaikan melalui media sosial resmi BPS Kabupaten Karimun.
BPS Karimun berencana mulai menyediakan tautan dan kontak WhatsApp yang dapat dihubungi masyarakat pada Senin (24/8/2026).
Masyarakat yang belum didatangi petugas dapat menyampaikan nama dan alamat agar selanjutnya ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.
“Harapannya hingga akhir Agustus nanti, seluruh cakupan usaha maupun keluarga di Kabupaten Karimun bisa terdata semuanya,” kata Lulus.
Lulus mengatakan, jika melihat progres saat ini, capaian pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Karimun secara keseluruhan diperkirakan dapat mencapai sekitar 130 persen.
Namun, ia menegaskan bahwa tingginya persentase bukan menjadi tujuan utama BPS.
Menurut dia, yang lebih penting adalah memastikan keluarga dan pelaku usaha yang menjadi sasaran Sensus Ekonomi 2026 benar-benar terdata.
“Persentase itu hanya angka. Fokus utama kami sekarang adalah mengejar keluarga maupun usaha yang belum terdata,” ujar Lulus.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







