KARIMUN, KepriHeadline.id – Sebanyak 16 regu berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian Adhyaksa Night Walk 45 Kilometer yang digelar di Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut mengambil titik start dan finish di Lapangan Balai Pemuda dan Budaya Tanjung Batu.
Adhyaksa Night Walk 45 KM diselenggarakan Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Karimun di Tanjung Batu, bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Kundur melalui Panitia HUT ke-81 Kecamatan Kundur.
Mengusung tema “Melangkah Bersama, Mengawal Keadilan untuk Negeri”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana memperkuat nasionalisme, sportivitas, kebersamaan, dan pola hidup sehat.
Kacabjari Karimun di Tanjung Batu, Hengky Fransiscus Munte, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang untuk mempererat hubungan antara aparat penegak hukum, pemerintah dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat hidup sehat, disiplin, tangguh, nasionalisme, dan gotong royong. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat,” kata Hengky.
Menurut dia, kegiatan olahraga seperti ini juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai positif dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI.
“Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kebersamaan, sportivitas dan kepedulian untuk membangun daerah,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Camat Kundur dan dihadiri Kacabjari Karimun di Tanjung Batu beserta jajaran, anggota DPRD Kabupaten Karimun, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala RSUD Tanjung Batu, kepala instansi vertikal, pemerintah kelurahan dan desa se-Kecamatan Kundur, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Subseksi Intelijen dan Perdata dan Tata Usaha Negara pada Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu, Yosef Andreas Rogandauli Nainggolan, mengatakan pelaksanaan kegiatan mendapat antusiasme dari berbagai unsur masyarakat.
Menurut Yosef, dari 34 regu yang mengikuti kegiatan, peserta berasal dari beragam latar belakang, termasuk pelajar, komunitas, masyarakat umum, hingga perwakilan instansi.
“Antusiasme peserta cukup baik. Mereka tidak hanya mengikuti kegiatan sebagai ajang olahraga, tetapi juga menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan untuk menyelesaikan perjalanan sejauh 45 kilometer,” kata Yosef.
Peserta dilepas sekitar pukul 22.00 WIB. Dari 34 regu yang mengikuti kegiatan, dua di antaranya merupakan perwakilan Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Karimun di Tanjung Batu.
Para peserta menempuh rute sejauh 45 kilometer yang melintasi Tanjung Batu, Sawang Selatan, Tugu Timah, Tugu Nanas, Tanjung Berlian Kota, Sungai Ungar, kemudian kembali ke Tanjung Batu.
Untuk mendukung kelancaran pada kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sejumlah pos atau check point, konsumsi, layanan kesehatan, serta pengamanan di sepanjang rute.
Yosef menjelaskan, keberadaan pos dan layanan pendukung tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan peserta dapat mengikuti perjalanan dengan aman hingga mencapai garis finish.
“Kami menyiapkan sejumlah titik check point, konsumsi, pelayanan kesehatan dan pengamanan sepanjang rute. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Setelah menempuh perjalanan hingga pagi hari, sebanyak 16 dari 34 regu berhasil mencapai garis finish. Keberhasilan tersebut menjadi bukti ketangguhan, kekompakan, dan sportivitas peserta dalam menuntaskan tantangan 45 kilometer.
Berdasarkan hasil penilaian panitia, berikut 16 regu yang berhasil mencapai finish sekaligus menempati peringkat terbaik:
- OSIS SMAN 3 Kundur – 554,16
- IPB 08 – 553,15
- PUPEG Parit Gantung Sungai Sebesi – 549,61
- GENJOT IPPS Parit Senang – 549,38
- Pembayang – 548,67
- SEKOPAR (Sedulur Konco Parteg Sungai Sebesi) – 544,60
- Metro KM. 2 – 543,95
- RSN Ds. III Sungai Ungar – 541,98
- SMAN 4 Kundur – 538,76
- Pramuka SMAN 3 Kundur – 528,65
- Parteg Sungai Ungar – 528,12
- Komunitas Goes Kundur – 523,04
- SMAN 3 Karimun – 514,68
- STARVROAMS x PUSARA BAKTI – 507,86
- MABADY VOBATEAM – 503,08
- Pasukan Kurang Jauh (Parit 100) – 482,38
Dari hasil tersebut, tiga regu terbaik yang berhasil meraih podium yakni:
- Juara I: OSIS SMAN 3 Kundur – 554,16
- Juara II: IPB 08 – 553,15
- Juara III: PUPEG Parit Gantung Sungai Sebesi – 549,61
Ia mengatakan keberhasilan peserta mencapai garis finish patut diapresiasi karena seluruh regu harus melewati perjalanan panjang dengan mengandalkan kekompakan dan ketahanan fisik.
Selain kegiatan jalan malam, rangkaian Adhyaksa Night Walk 45 KM juga diramaikan Kompetisi Konten Kreatif yang terbuka untuk masyarakat umum.
Kompetisi tersebut digelar melalui Instagram Reels dan TikTok dengan durasi video 45 hingga 60 detik. Peserta dapat mengabadikan berbagai momen mulai dari pembukaan, pelaksanaan hingga peserta mencapai garis finish.
Karya yang diikutsertakan harus orisinal, menggunakan akun media sosial publik, serta mencantumkan sejumlah tanda pagar, yakni #AdhyaksaNightWalk45KM, #SatukanAksiBasmiKorupsi, dan #Lomba17Agustus.
Panitia menyediakan total hadiah Rp1,5 juta. Juara pertama mendapat Rp750.000, juara kedua Rp500.000, dan juara ketiga Rp250.000. Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran.
Menurut Yosef, lomba konten kreatif tersebut menjadi bagian dari upaya panitia untuk melibatkan masyarakat secara lebih luas, terutama generasi muda.
“Melalui kompetisi ini, kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan mengabadikan kegiatan secara kreatif. Harapannya, pesan positif dari kegiatan ini juga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui media sosial,” kata Yosef.
Pengumuman pemenang Adhyaksa Night Walk 45 KM dan Kompetisi Konten Kreatif dijadwalkan dilaksanakan secara serentak pada 23 Agustus 2026.
Pengumuman tersebut sekaligus menjadi puncak rangkaian kegiatan dan bentuk apresiasi kepada peserta yang telah menunjukkan semangat, kekompakan, kreativitas, serta sportivitas selama kegiatan berlangsung.
Yosef berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
“Harapan kami, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini tidak berhenti setelah acara selesai, tetapi terus menjadi semangat bersama dalam menjaga lingkungan, membangun daerah dan mendukung Indonesia yang semakin maju,” ujarnya.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







