KARIMUN, KepriHeadline.id – Raja Rafiza melenggang tanpa lawan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun yang digelar di Ballroom Hotel Aston, Tanjungbalai Karimun, Minggu (16/8/2026).
Hingga pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Karimun ditutup, hanya nama Raja Rafiza yang resmi mendaftar.
Kondisi tersebut membuat proses pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Karimun dipastikan berlangsung secara aklamasi, sesuai mekanisme organisasi Partai Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ade Angga mengatakan, meski hanya terdapat satu calon, seluruh tahapan Musda tetap harus dijalankan sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan AD/ART Partai Golkar.
“Menurut laporan yang kami terima, dari pendaftaran sampai ditutup hanya ada satu pendaftar yaitu Bapak Raja Rafiza. Meski demikian, mekanisme Musda akan tetap diikuti,” ujar Ade Angga saat membuka Musda.
Menurut Ade, Musda tidak hanya menjadi forum untuk menentukan ketua baru, tetapi juga momentum konsolidasi internal partai menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.
Ia meminta seluruh kader menjaga suasana Musda tetap kondusif dan mengedepankan semangat kekeluargaan.
“Musda ini harus dijalankan dengan suasana hati dingin, sejuk, dan penuh kekeluargaan,” katanya.
Bidik 8 Kursi DPRD Karimun
Ade juga mengungkapkan target Partai Golkar pada Pemilu mendatang. Untuk Kabupaten Karimun, DPD Golkar Kepri menargetkan perolehan delapan kursi DPRD Kabupaten Karimun dan dua kursi DPRD Provinsi Kepri.
Target tersebut, kata dia, harus disiapkan melalui konsolidasi organisasi dan penguatan kader hingga tingkat paling bawah.
“Partai Golkar adalah partai kader, syarat utamanya adalah regenerasi. Setelah Musda ini, segera lakukan musyawarah di tingkat kecamatan hingga kelurahan, lalu dilanjutkan dengan menyusun bakal calon legislatif,” ujar Ade.
Ia menegaskan, regenerasi menjadi salah satu kunci untuk memperkuat mesin partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
Ade juga mengingatkan kader bahwa Partai Golkar memiliki orientasi pada pembangunan dan kontribusi terhadap daerah.
“Ketua Umum Partai Golkar selalu memberi arahan bahwa partai kita tidak punya karakter oposisi, tetapi memiliki semangat memberikan kontribusi untuk membangun,” ucapnya.
Musda VI DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya politisi senior Partai Golkar Karimun Aunur Rafiq dan M Yusuf Sirat serta Bupati Karimun Iskandarsyah.
Dengan hanya satu calon yang mendaftar, Raja Rafiza kini tinggal menunggu proses penetapan dalam forum Musda untuk mengisi posisi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







