KARIMUN, KepriHeadline.id – Bursa pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Karimun memasuki babak baru. Hingga penutupan pendaftaran bakal calon pada Jumat (14/8/2026) sore, hanya Raja Rafiza yang menyerahkan berkas pencalonan kepada panitia pengarah.
Penjaringan bakal calon dibuka sejak pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Selama proses tersebut, tidak ada kader lain yang mendaftarkan diri.
Dengan kondisi itu, Raja Rafiza menjadi satu-satunya bakal calon yang berpeluang memimpin DPD II Partai Golkar Karimun. Namun, penetapan calon dan ketua terpilih tetap menunggu mekanisme Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Agustus 2026.
Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar Karimun, Raja Syariful, mengatakan proses penjaringan dilakukan secara terbuka dan memberikan kesempatan kepada seluruh kader untuk mencalonkan diri.
“Kami panitia pengarah tetap mengikuti tahapan ini agar berjalan secara demokratis, transparan, dan kekeluargaan. Kami berupaya semaksimal mungkin sehingga tidak ada yang ditutupi. Siapa pun kader terbaik Golkar silakan mendaftar,” kata Syariful, Jumat.
Menurut dia, penjaringan merupakan tahapan awal sebelum bakal calon ditetapkan menjadi calon resmi dalam Musda.
“Sesuai tahapan, kita laksanakan penjaringan dahulu karena pelaksanaan Musda baru akan dimulai pada 16 Agustus 2026. Siapa pun yang terpilih nanti, kami berharap bisa membawa Golkar ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Raja Rafiza Siap Perkuat Konsolidasi
Raja Rafiza membenarkan dirinya telah mendaftarkan diri dan menyerahkan seluruh dokumen persyaratan kepada panitia.
“Saya tadi sudah mendaftar dan menyerahkan dokumen sebagai syarat bakal calon Ketua DPD Partai Golkar. Untuk pengumuman penetapan sebagai calon, mekanismenya nanti setelah Musda yang dilaksanakan pada 16 Agustus 2026,” kata Rafiza.
Jika nantinya dipercaya memimpin Golkar Karimun, Rafiza mengatakan fokus utamanya adalah memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput.
Ia menilai hubungan dan komunikasi antarstruktur partai perlu diperkuat, mulai dari DPD tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan dan desa.
Menurut Rafiza, konsolidasi tersebut penting untuk menjaga soliditas internal sekaligus mempertahankan posisi Golkar pada Pemilu 2029.
“Hal ini supaya kita bisa mempertahankan kemenangan Partai Golkar di tahun 2029 mendatang,” ujarnya.
Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Raja Rafiza juga melakukan silaturahmi dengan sejumlah tokoh senior Partai Golkar. Salah satunya mantan Bupati Karimun dua periode, Aunur Rafiq.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







