Bidik Pasar Serumpun Asia Tenggara, Pemkab Karimun Kembangkan Industri Tenun Tradisional

- Author

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik Pasar Serumpun Asia Tenggara, Pemkab Karimun Kembangkan Industri Tenun Tradisional

Bidik Pasar Serumpun Asia Tenggara, Pemkab Karimun Kembangkan Industri Tenun Tradisional

KARIMUN, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mulai mengembangkan industri tenun tradisional sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya Melayu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat.

Program Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Industri Tenun Tradisional tersebut resmi dibuka pada Senin (10/8/2026).

Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan, pengembangan tenun tradisional tidak boleh hanya dipandang sebagai upaya mempertahankan warisan budaya.

Menurut dia, tenun juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

“Pelestarian tenun tradisional bukan hanya tentang menjaga warisan budaya, tetapi juga bagaimana budaya tersebut dapat terus berkembang dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Iskandarsyah.

Ia menilai, pengembangan industri tenun membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga adat, dunia pendidikan, pelaku usaha hingga mitra dari luar daerah dan mancanegara.

Program tersebut mendapat perhatian dari sejumlah pihak dari Malaysia. Rombongan dari Johor dan Malaka, termasuk Muar, Batu Pahat, dan Johor Bahru, turut menghadiri kegiatan pembukaan.

Delegasi tersebut terdiri atas akademisi, purnabakti dosen Institut Pendidikan Guru Batu Pahat, praktisi perbankan, pelaku usaha, hingga mahasiswa.

Kehadiran mereka dinilai menjadi peluang untuk memperkuat pertukaran budaya sekaligus membuka jaringan kerja sama ekonomi antara Karimun dan kawasan serumpun.

Iskandarsyah berharap pengembangan tenun khas Karimun nantinya tidak berhenti pada pasar lokal maupun nasional.

“Melalui program ini, produk tenun khas Karimun diharapkan tidak hanya mampu bersaing di pasar domestik, tetapi juga menembus pasar regional Melayu di Asia Tenggara,” ujarnya.

Pada tahap awal, sebanyak 20 peserta dari tiga kecamatan, yakni Tebing, Meral Barat, dan Karimun, mengikuti program pelatihan.

Para peserta akan mendapatkan pelatihan secara intensif, mulai dari teknik menenun hingga pengetahuan mengenai pengelolaan dan manajemen usaha.

Pemerintah Kabupaten Karimun berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan perajin yang memiliki keterampilan sekaligus kemampuan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Dengan demikian, tenun tradisional tidak hanya menjadi produk budaya, tetapi juga mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Kegiatan pembukaan dihadiri Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Desa Pongkar, Kepala Desa Pangke, serta Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Karimun.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Sholawat Busyro, dan doa bersama yang dipimpin Khairol Ihsan.

Acara kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran pemerintah daerah, narasumber, peserta, dan delegasi dari Malaysia sebelum dilanjutkan dengan pelatihan teknis secara berkelanjutan.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB