KARIMUN, KepriHeadline.id – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Balai Karimun terus mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Karimun setelah gangguan yang terjadi pada infrastruktur jaringan di PLTD Bukit Carok.
Gangguan tersebut disebabkan kerusakan pada sejumlah panel kubikel gardu pembagi di PLTD Bukit Carok. Akibatnya, penyaluran daya dari beberapa unit mesin pembangkit menuju jaringan distribusi utama terganggu sehingga memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah.
Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, mengatakan seluruh personel teknis masih bekerja di lapangan untuk memastikan proses pemulihan berjalan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
“Seluruh tim terus bekerja tanpa henti melakukan berbagai langkah teknis agar pasokan listrik dapat kembali normal. Kami berupaya mempercepat pemulihan dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keandalan sistem,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (22/7/2026).
Menurut Ahmad, berbagai langkah telah dilakukan PLN, mulai dari pengiriman material pengganti, pemasangan panel kubikel baru, instalasi kabel tanah pengganti, pengujian teknis, hingga pemeriksaan keamanan pada sistem kelistrikan.
Selain fokus pada perbaikan teknis, PLN juga terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun, DPRD Karimun, Polres Karimun, serta memberikan informasi kepada masyarakat melalui sosialisasi langsung maupun media sosial terkait perkembangan penanganan gangguan.
Hingga Rabu, proses pemulihan menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak enam dari tujuh penyulang utama telah kembali beroperasi sehingga mampu memasok daya sekitar 16 megawatt (MW). Meski demikian, angka tersebut masih berada di bawah total kebutuhan beban listrik Pulau Karimun yang mencapai sekitar 36 MW.
PLN menyatakan proses penormalan sistem masih terus berlangsung hingga seluruh jaringan kembali beroperasi secara penuh.
“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. PLN berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan perbaikan secara aman dan terukur agar pasokan listrik dapat kembali normal 100 persen,” kata Ahmad.
PLN memastikan perkembangan penanganan gangguan akan terus disampaikan secara berkala kepada masyarakat dan berharap dukungan serta kesabaran pelanggan selama proses pemulihan berlangsung.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







