750 Warga Masih Antre Sambungan Air Bersih, Perumda Tirta Mulia Karimun Butuh Rp30 Miliar Bangun Jaringan Baru

- Author

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waduk Sei Bati, Kecamatan Tebing. Foto: Kepriheadline.id

Waduk Sei Bati, Kecamatan Tebing. Foto: Kepriheadline.id

KARIMUN, KepriHeadline.id – Sebanyak 750 calon pelanggan Perumda Tirta Mulia Karimun hingga kini belum dapat menikmati layanan air bersih karena belum tersedianya jaringan pipa distribusi di kawasan tempat tinggal mereka.

Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, mengatakan, kendala utama yang dihadapi perusahaan bukan pada kapasitas pelayanan, melainkan belum tersambungnya jaringan distribusi ke wilayah para pemohon.

“Kenapa belum bisa kami realisasikan? Karena di lokasi mereka belum ada jaringan kami. Kalau jaringan belum tersedia, kami tidak bisa memberikan pelayanan kepada calon pelanggan baru,” ujar Ferry, Selasa (7/7/2026).

Ferry menjelaskan, sebelumnya jumlah daftar tunggu sambungan baru sempat mencapai sekitar 990 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebagian telah berhasil dilayani sehingga kini tersisa sekitar 800 antrean. Dari total tersebut, sekitar 750 calon pelanggan masih menunggu pembangunan jaringan pipa baru.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Perumda Tirta Mulia Karimun terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun guna mencari sumber pendanaan pembangunan infrastruktur jaringan distribusi.

Menurut Ferry, pembangunan jaringan pipa baru diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar hingga Rp30 miliar.

“Untuk membangun jaringan tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp20 sampai Rp30 miliar. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, apakah pendanaannya dapat menggunakan APBD atau APBN,” katanya.

Selain mengupayakan dukungan dari pemerintah daerah, Perumda Tirta Mulia juga diminta melakukan pendekatan langsung ke pemerintah pusat guna memperoleh bantuan pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Meski demikian, Ferry mengakui peluang memperoleh anggaran tersebut tidak mudah mengingat kondisi fiskal nasional yang masih cukup ketat.

“Kami diinstruksikan untuk menjemput bola ke APBN, tetapi dengan kondisi sekarang memang cukup sulit,” ujarnya.

Perumda Tirta Mulia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat segera menghasilkan solusi pendanaan. Dengan demikian, pembangunan jaringan distribusi air bersih dapat direalisasikan sehingga ratusan warga yang masih berada dalam daftar tunggu dapat segera memperoleh layanan air bersih.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB