Antisipasi Ancaman Terorisme, BNPT Asesmen Sistem Keamanan PLN Indonesia Power Tanjungpinang

- Author

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antisipasi Ancaman Terorisme, BNPT Asesmen Sistem Keamanan PLN Indonesia Power Tanjungpinang

Antisipasi Ancaman Terorisme, BNPT Asesmen Sistem Keamanan PLN Indonesia Power Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana terorisme melalui peningkatan sistem pengamanan objek vital nasional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni asesmen sistem keamanan di PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala BNPT RI, Eddy Hartono, dan didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura. Asesmen dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan dan efektivitas sistem keamanan pembangkit listrik dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, termasuk terorisme.

Dalam keterangannya, Eddy Hartono menegaskan bahwa pembangkit listrik merupakan objek vital nasional yang memiliki peran strategis dalam menunjang kehidupan masyarakat dan perekonomian nasional. Karena itu, perlindungan terhadap fasilitas tersebut harus terus diperkuat secara berkelanjutan.

“Pembangkit listrik merupakan infrastruktur strategis yang menopang berbagai sektor kehidupan. Oleh sebab itu, peningkatan sistem pengamanan dari berbagai potensi ancaman, termasuk terorisme, harus terus dilakukan,” kata Eddy.

Menurut dia, asesmen yang dilakukan BNPT merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi nasional dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan perlindungan terhadap objek vital yang memiliki dampak luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Manajer PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Andi Taufik Saputra, menyatakan pihaknya mendukung penuh program mitigasi dan asesmen keamanan yang dilaksanakan BNPT.

Ia menegaskan, perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga keamanan fasilitas serta memastikan pasokan listrik tetap berjalan optimal bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Sebagai pengelola pembangkit listrik, kami berkomitmen menjaga keamanan fasilitas dan memastikan pelayanan kelistrikan tetap berjalan optimal. Berbagai langkah mitigasi telah kami siapkan untuk menghadapi berbagai potensi risiko, termasuk ancaman terorisme,” ujarnya.

Andi menjelaskan, sejumlah langkah yang telah diterapkan di PLTD Tanjungpinang dan PLTU Tanjung Balai Karimun meliputi penyusunan prosedur mitigasi tindak pidana terorisme yang terintegrasi dengan sistem pengamanan pembangkit, penyediaan sarana pendukung keamanan, pelatihan bersertifikasi bagi personel keamanan, hingga evaluasi sistem pengamanan secara berkala.

Pada kesempatan yang sama, Nyanyang Haris Pratamura mengapresiasi perhatian BNPT terhadap penguatan sistem keamanan objek vital nasional di Kepulauan Riau. Menurut dia, posisi strategis Kepri yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga dan berada di jalur pelayaran internasional membuat daerah tersebut memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kepulauan Riau merupakan wilayah yang sangat strategis karena berada di kawasan perbatasan dan jalur perdagangan internasional. Karena itu, upaya pencegahan serta mitigasi terhadap berbagai potensi ancaman, termasuk terorisme, menjadi sangat penting,” kata Nyanyang.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendukung penuh program BNPT dalam memperkuat sistem pengamanan objek vital nasional, termasuk fasilitas pembangkit listrik yang menjadi penopang aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Nyanyang, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pengelola objek vital perlu terus diperkuat agar Kepulauan Riau tetap aman, kondusif, dan mampu mendukung pembangunan ekonomi secara berkelanjutan.

Asesmen yang dilakukan BNPT tersebut diharapkan semakin meningkatkan kesiapan sistem keamanan pembangkit listrik di Kepulauan Riau, sehingga mampu memberikan perlindungan optimal terhadap berbagai potensi ancaman sekaligus menjamin keberlangsungan pasokan energi bagi masyarakat dan dunia usaha.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Karimun Hadiri Pembukaan MTQ XII Kepri di Tanjungpinang, Dukung Kafilah Raih Prestasi Nasional
Ribuan Jamaah Hadiri Tanjungpinang Bermunajat 2026, Ansar Ahmad Ajak Muhasabah di Tahun Baru Islam
Rutan Tanjungpinang Gelar Fun Walk dan Jumat Berbagi, Bagikan 100 Paket Sarapan untuk Masyarakat
Nobar Piala Dunia 2026 Wajib Daftar ke TVRI 45 Hari Sebelum Kickoff
Dua Terdakwa Tipikor di Karimun Divonis 1,5 Tahun Penjara
Tahun 2026, Warga Kepri Kembali Dapat Keringanan Pajak Kendaraan
Kepri Catat Rekor Kunjungan Wisatawan, Devisa Pariwisata Tembus Rp 22,6 Triliun
Perkuat Kesiapsiagaan Darurat, Kedubes Inggris Kunjungi Basarnas Tanjungpinang

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:16 WIB

Bupati Karimun Hadiri Pembukaan MTQ XII Kepri di Tanjungpinang, Dukung Kafilah Raih Prestasi Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:44 WIB

Ribuan Jamaah Hadiri Tanjungpinang Bermunajat 2026, Ansar Ahmad Ajak Muhasabah di Tahun Baru Islam

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:52 WIB

Antisipasi Ancaman Terorisme, BNPT Asesmen Sistem Keamanan PLN Indonesia Power Tanjungpinang

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:27 WIB

Rutan Tanjungpinang Gelar Fun Walk dan Jumat Berbagi, Bagikan 100 Paket Sarapan untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 10:31 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Wajib Daftar ke TVRI 45 Hari Sebelum Kickoff

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB