TNI AL Musnahkan 1,08 Kg Sabu dan 582 Butir Ekstasi Hasil Tangkapan di Perairan Karimun

- Author

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI AL Musnahkan 1,08 Kg Sabu dan 582 Butir Ekstasi Hasil Tangkapan di Perairan Karimun

TNI AL Musnahkan 1,08 Kg Sabu dan 582 Butir Ekstasi Hasil Tangkapan di Perairan Karimun

KARIMUN, KepriHeadline.id — Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK) bersama sejumlah instansi terkait memusnahkan barang bukti narkotika berupa 1.084 gram sabu dan 582 butir pil ekstasi jenis Hellcat di Markas Komando (Mako) Lanal TBK, Jumat (19/6/2026).

Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkotika oleh Tim Quick Response Region Naval Command IV Lanal TBK bersama Komando Daerah Militer (Koderal) IV di Perairan Takong Iyu, Kabupaten Karimun, pada 10 Juni 2026.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang kurir berinisial AK (67), warga Karimun, yang diduga membawa narkotika dari Malaysia melalui jalur laut.

Komandan Lanal TBK, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, mengatakan pemusnahan barang bukti dilakukan setelah adanya penetapan dari pengadilan dan menjadi bagian dari proses penegakan hukum yang transparan.

“Pemusnahan ini merupakan bentuk transparansi dalam proses hukum sekaligus upaya mencegah penyalahgunaan barang bukti serta memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana narkotika,” kata Samuel.

Menurut dia, Kabupaten Karimun memiliki tantangan besar dalam pengawasan peredaran narkotika karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi tersebut membuat wilayah perairan Karimun rawan dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkoba dari luar negeri.

“Perjalanan dari Malaysia ke Karimun hanya sekitar satu jam. Pelaku biasanya memanfaatkan pelabuhan tidak resmi atau jalur tikus. Karena itu diperlukan patroli rutin, penyekatan, serta kolaborasi antarinstansi untuk mempersempit ruang gerak para penyelundup,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka AK mengaku menerima tawaran upah sebesar Rp40 juta untuk membawa narkotika tersebut dari Malaysia ke Indonesia. Petugas juga menemukan fakta bahwa aksi penyelundupan tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh tersangka.

Dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Kepulauan Riau sekaligus mantan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, mengingatkan bahwa peredaran narkotika telah menjadi ancaman serius yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Nurdin, posisi strategis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga memberikan tantangan tersendiri dalam upaya pemberantasan narkotika.

“Kepri memiliki wilayah laut sekitar 96 persen dan daratan hanya 4 persen. Kondisi geografis ini menjadi tantangan besar dalam pengawasan peredaran narkotika. Di satu sisi kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi, namun di sisi lain keamanan wilayah harus diperkuat,” kata Nurdin.

Proses pemusnahan barang bukti dilakukan secara terbuka dan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karimun, aparat penegak hukum, serta awak media.

Sabu dimusnahkan dengan cara direbus menggunakan air panas hingga larut, sementara pil ekstasi dihancurkan menggunakan blender sebelum dibuang.

Sebelum proses pemusnahan, Polres Karimun menyisihkan sebagian barang bukti berupa 31,67 gram sabu dan 37 butir ekstasi untuk keperluan pemeriksaan laboratorium forensik.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara pemusnahan oleh Danlanal TBK bersama perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau, Kejaksaan Negeri Karimun, Pengadilan Negeri Karimun, BNNK Karimun, dan Polres Karimun.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB