KARIMUN, KepriHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun meresmikan Rumah Duka Cetya Vidia Sagara di Kampung Padi, Kelurahan Meral Kota, Sabtu (6/6/2026). Fasilitas yang diperuntukkan bagi masyarakat lintas agama tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Karimun.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Karimun Iskandarsyah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan pelayanan dan fasilitas publik secara setara kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Rumah Duka Cetya Vidia Sagara yang berdiri sejak 1992 itu kini telah direvitalisasi menjadi fasilitas yang lebih representatif. Bangunan tersebut dilengkapi ruang berpendingin udara (AC), ruang menginap bagi keluarga yang berduka, serta berbagai sarana pendukung lainnya.
Menurut Iskandarsyah, keberadaan rumah duka tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat secara inklusif.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun adalah rumah bagi semua golongan tanpa terkecuali. Kami memastikan dukungan pemerintah hadir untuk seluruh umat tanpa membedakan agama maupun latar belakangnya,” kata Iskandarsyah.
Ia menegaskan bahwa tidak ada perbedaan perlakuan dalam pelayanan publik, baik terhadap kelompok mayoritas maupun minoritas.
“Semua warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang layak dari pemerintah,” ujarnya.
Pembangunan fasilitas tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Herman Akham. Bupati Karimun memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan dalam mengawal kebutuhan masyarakat hingga akhirnya dapat direalisasikan.
Sementara itu, Ketua Rumah Duka Cetya Vidia Sagara, Ahong, menegaskan bahwa fasilitas tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat Karimun yang membutuhkan, tanpa memandang agama maupun etnis.
“Tempat ini bukan hanya untuk kelompok tertentu. Siapa pun yang membutuhkan dapat memanfaatkan fasilitas ini,” ujar Ahong.
Herman Akham juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang telah merealisasikan pembangunan rumah duka yang telah lama diharapkan masyarakat, khususnya warga Meral dan sekitarnya.
Menurut dia, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah dan membutuhkan tempat yang layak untuk prosesi kedukaan.
Peresmian Rumah Duka Cetya Vidia Sagara tidak hanya menjadi penambahan fasilitas publik, tetapi juga mencerminkan semangat toleransi, persatuan, dan keadilan sosial yang terus dijaga di Kabupaten Karimun. Kehadiran rumah duka lintas agama tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bersama yang memperkuat harmoni di tengah keberagaman masyarakat Karimun.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







