KARIMUN, KepriHeadline.id – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Tangkahan Nelayan Leho di Pangkalan Nelayan Leho, Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Jumat (29/5/2026).
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat nelayan sekaligus mendukung sektor perikanan di wilayah pesisir Karimun.
Peresmian yang berlangsung sekitar pukul 11.10 WIB itu turut dihadiri Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, Dandim 0317/TBK Letkol Inf Andit Franata, unsur Forkopimda, jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Riau, serta puluhan tamu undangan lainnya.
Suasana kawasan pesisir Teluk Uma tampak ramai saat rombongan gubernur tiba di lokasi. Sejumlah nelayan menyambut langsung kedatangan kepala daerah yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara dan doa bersama.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad menegaskan pembangunan tangkahan nelayan menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat pesisir, khususnya untuk mempermudah proses bongkar muat hasil tangkapan laut.
“Tangkahan Nelayan Leho ini dibangun agar proses bongkar muat hasil laut menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat nelayan,” ujar Ansar.
Menurut dia, pembangunan fasilitas tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekonomi maritim daerah yang selama ini menjadi tulang punggung masyarakat pesisir di Kabupaten Karimun.
Ansar juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap fasilitas ini dijaga bersama. Kalau dirawat dengan baik, manfaatnya akan dirasakan nelayan dalam jangka panjang,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk memperjuangkan berbagai program pusat yang mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan langsung area tangkahan oleh gubernur bersama jajaran Forkopimda dan tamu undangan.
Sejumlah nelayan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pengembangan fasilitas pendukung lainnya di kawasan pesisir Teluk Uma.
Kegiatan peresmian Tangkahan Nelayan Leho berakhir sekitar pukul 11.45 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







