Pemkab Karimun Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 dari Mendikdasmen

- Author

Senin, 25 Mei 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Karimun Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 dari Mendikdasmen

Pemkab Karimun Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 dari Mendikdasmen

KARIMUN, KeroHeadline.id – Pemerintah Kabupaten Karimun kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah menerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026 dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, yang mewakili Bupati Karimun, Iskandarsyah, dalam acara yang digelar di Depok, Jawa Barat, Senin (25/5/2026).

Kabupaten Karimun masuk dalam jajaran 27 daerah di Indonesia yang dinilai konsisten menjaga dan melestarikan bahasa daerah di tengah perkembangan era digital. Daerah-daerah tersebut terdiri atas satu gubernur serta 26 bupati dan wali kota.

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemkab Karimun dalam mempertahankan eksistensi Bahasa Melayu melalui kebijakan pendidikan, penguatan budaya lokal, hingga keterlibatan komunitas masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang menjadi perhatian pemerintah pusat ialah penerbitan Surat Edaran Bupati Karimun Nomor: 100.34/DISDIKBUD/0853/2026 tentang kewajiban penggunaan Bahasa Melayu sebagai muatan lokal di seluruh jenjang pendidikan, mulai PAUD, SD hingga SMP di Kabupaten Karimun.

Rocky Marciano mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, tokoh adat, hingga masyarakat yang terus menjaga identitas budaya Melayu di Bumi Berazam.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa visi Karimun Berbudaya bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata dan terstruktur,” ujar Rocky usai menerima penghargaan.

Menurut dia, posisi geografis Karimun sebagai daerah perbatasan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga identitas budaya dan bahasa daerah agar tidak tergerus arus globalisasi.

“Bahasa Melayu bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga bagian dari identitas dan benteng budaya masyarakat Melayu. Karena itu, pelestarian bahasa daerah harus terus diperkuat,” katanya.

Ia menilai tantangan terbesar saat ini ialah membangun kebanggaan generasi muda, khususnya generasi Z dan Alpha, untuk tetap menggunakan bahasa daerah di tengah dominasi budaya digital dan bahasa asing.

Karena itu, Pemkab Karimun mendorong penguatan penggunaan Bahasa Melayu di lingkungan sekolah dengan pendekatan yang lebih adaptif dan menyenangkan bagi pelajar.

“Kami tidak ingin bahasa daerah hanya menjadi arsip budaya. Bahasa Melayu harus tetap hidup dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh generasi muda,” ujar Rocky.

Dalam upaya pelestarian budaya, Pemkab Karimun menerapkan strategi melalui tiga jalur utama, yakni penguatan kurikulum Bahasa Melayu di sekolah, pengembangan sektor budaya dan ekonomi kreatif melalui festival adat serta kampung budaya, dan kolaborasi bersama Lembaga Adat Melayu (LAM), seniman, serta komunitas lokal.

Pasca penghargaan tersebut, Pemkab Karimun juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memastikan implementasi penggunaan Bahasa Melayu berjalan optimal di seluruh wilayah Kabupaten Karimun.

Selain itu, Dinas Pariwisata didorong mempercepat integrasi Kampung Budaya ke dalam kalender wisata daerah sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal.

Capaian ini dinilai menjadi bukti bahwa pembangunan daerah di Kabupaten Karimun berjalan seiring dengan upaya memperkuat akar budaya dan identitas lokal di tingkat nasional.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB