KARIMUN, KepriHeadline.id – Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Karimun periode 2026–2030 resmi dikukuhkan, Minggu (24/5/2026). Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, dipercaya memimpin organisasi olahraga tersebut untuk empat tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Rocky menegaskan bahwa keputusannya memimpin PBVSI Karimun bukan sekadar menjalankan amanah organisasi, melainkan didorong kecintaan pribadi terhadap olahraga bola voli.
“Saya terpanggil untuk memimpin PBVSI Karimun karena kegemaran saya terhadap bola voli. Selain itu, olahraga ini punya nilai historis tersendiri bagi saya di masa lalu,” ujar Rocky.
Ia mengatakan, kepengurusan baru akan fokus melakukan pembinaan atlet usia muda secara berkelanjutan agar mampu melahirkan prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Saat ini, PBVSI Karimun juga mulai melakukan penjaringan atlet untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
Menurut Rocky, pembinaan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membangun semangat dan motivasi atlet melalui dukungan penuh organisasi.
“Ke depan, kita bersama-sama terus bergerak memberikan pembinaan bola voli yang masih muda supaya bisa meraih prestasi gemilang dalam berbagai ajang. Untuk para atlet, harus terus semangat karena akan banyak bonus yang siap kami berikan nantinya,” katanya.
Namun demikian, Rocky menekankan bahwa kemajuan bola voli di Karimun tidak bisa dicapai hanya oleh PBVSI semata. Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelatih, klub hingga masyarakat untuk membangun kolaborasi yang solid.
“Kita harus fokus untuk bersama-sama, karena pasti tidak akan bisa berkembang jika hanya PBVSI yang bergerak menjalankan berbagai program,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PBVSI Provinsi Kepulauan Riau, Amri, mengingatkan pengurus baru agar menjadikan pelantikan tersebut sebagai awal kerja nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Pelantikan hari ini bukan hanya sekadar seremoni, namun langkah awal dari tanggung jawab yang besar. Menghadirkan harapan baru bagi kemajuan olahraga bola voli di Karimun,” ujar Amri.
Ia menilai Karimun memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu pusat pembinaan bola voli di Kepulauan Riau karena didukung generasi muda yang potensial dan antusias terhadap olahraga.
Amri juga mendorong pengurus PBVSI Karimun untuk aktif menghadirkan kompetisi dan pembinaan karakter atlet melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
“Jangan takut membuat terobosan, bangun kolaborasi dengan pemerintah. Ketika pengurus solid, atlet disiplin, pelatih bekerja, dan pemerintah hadir, maka tidak ada yang tidak mungkin untuk bola voli di Karimun bisa maju dan berjaya,” ucapnya.
Di sisi lain, Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Karimun terhadap pengembangan olahraga bola voli yang dinilai sejalan dengan program pengembangan sport tourism atau wisata olahraga di daerah tersebut.
Menurut Iskandarsyah, penyelenggaraan event olahraga tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Karimun memiliki potensi atlet bola voli yang luar biasa dan kita harus maksimalkan. Hal ini sejalan dengan program kami yakni sport tourism, di mana ajang olahraga diharapkan mampu memantik perputaran ekonomi di masyarakat sekaligus membentengi anak muda dari kegiatan negatif,” tutur Iskandarsyah.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







