Ruko Kosong di Karimun Dibobol Maling, Kabel Instalasi hingga Plafon Digasak

- Author

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruko Kosong di Karimun Dibobol Maling, Kabel Instalasi hingga Plafon Digasak

Ruko Kosong di Karimun Dibobol Maling, Kabel Instalasi hingga Plafon Digasak

KARIMUN, KepriHeadline.id – Sebuah rumah toko (ruko) kosong di Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, menjadi sasaran pencurian. Pelaku menggasak hampir seluruh kabel instalasi listrik yang berada di bangunan tersebut.

Peristiwa itu diketahui setelah pemilik ruko datang untuk mengecek kondisi bangunan pada Kamis (7/5/2026). Temuan tersebut kemudian direkam dalam video dan dibagikan ke grup RT setempat.

Dari video yang beredar, kondisi bagian dalam ruko tampak berantakan. Kabel-kabel instalasi terlihat berserakan di lantai, sementara sejumlah plafon tampak rusak dan berlubang akibat dibongkar pelaku.

Salah seorang warga sekitar mengatakan, ruko yang dibobol tersebut sebelumnya merupakan bekas apotek yang sudah lama tidak ditempati.

“Semua kabel habis diambil. Kalau barang lain seperti lemari dan etalase masih ada. Pelaku memang hanya mengincar tembaga kabel karena sekarang harganya tinggi,” ujar warga saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di kawasan yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Pernah juga ada pencurian dengan modus hampir sama di sekitar sini,” katanya.

Menanggapi kejadian itu, pihak Kelurahan Balai Kota bersama kepolisian dan Babinsa menggelar pertemuan guna membahas langkah antisipasi tindak pencurian di wilayah tersebut.

Lurah Balai Kota, Dayat, membenarkan adanya kasus pencurian tersebut. Menurut dia, bangunan kosong memang rentan menjadi target pelaku kejahatan.

“Pemilik rumah tidak tinggal di sana, sehingga waktu kejadian juga tidak diketahui. Mereka baru tahu setelah datang mengecek bangunan. Namun sejauh ini belum ada laporan resmi ke pihak kepolisian,” ujar Dayat.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihak kelurahan bersama masyarakat akan memperkuat sistem keamanan lingkungan (siskamling).

“Selama ini siskamling sudah berjalan, tetapi kemungkinan pelaku sudah memahami situasi lingkungan sehingga aksinya tidak terdeteksi. Ke depan, ronda dan pengawasan lingkungan akan lebih ditingkatkan,” katanya.

Warga berharap aparat terkait dapat meningkatkan patroli rutin dan pengawasan di kawasan permukiman, khususnya terhadap bangunan kosong yang rawan menjadi sasaran pencurian.

(*)

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB