BumDes Beruntung Panen Perdana Jagung Pakan, Karimun Mulai Kurangi Ketergantungan Pasokan Luar Daerah

- Author

Senin, 30 Maret 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BumDes Beruntung Panen Perdana Jagung Pakan, Karimun Mulai Kurangi Ketergantungan Pasokan Luar Daerah

BumDes Beruntung Panen Perdana Jagung Pakan, Karimun Mulai Kurangi Ketergantungan Pasokan Luar Daerah

KARIMUN, KepriHeadline.id – Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Beruntung, Desa Pangke Barat, Kabupaten Karimun, melaksanakan panen perdana jagung pakan di lahan seluas satu hektare. Program ini menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Direktur BumDes Beruntung, Eva Erlina, mengatakan pemilihan komoditas jagung pakan didasarkan pada kebutuhan lokal, terutama untuk mendukung peternak ayam di wilayah tersebut.

“Di desa kami ada peternak ayam, sementara harga pakan cukup mahal. Dari situ kami berinisiatif membudidayakan jagung pakan di lahan sewa seluas satu hektare,” ujar Eva.

Ia bersyukur panen perdana berjalan lancar dan berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan sarana pertanian.

“Ke depan kami berharap pemerintah daerah dapat membantu alat seperti traktor, karena saat ini masih menyewa,” katanya.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi inisiatif dan kerja keras BumDes Beruntung. Ia menilai program ini menjadi bukti bahwa desa mampu mandiri dalam mengelola potensi yang dimiliki.

“Ini merupakan kegiatan yang luar biasa. BumDes mampu memanfaatkan lahan satu hektare untuk menghasilkan sekitar 15 ton jagung pakan hanya dalam waktu empat bulan,” ujar Iskandarsyah.

Menurutnya, selama ini kebutuhan jagung pakan di Karimun masih dipasok dari berbagai daerah seperti Pekanbaru, Pulau Jawa, hingga Sulawesi, terutama Nusa Tenggara Barat. Kehadiran produksi lokal diharapkan mampu mengurangi ketergantungan tersebut.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan sektor ini, termasuk mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat.

“Kita berharap ini menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah. Ke depan kita juga dorong pembangunan pabrik pakan ternak ayam di Karimun,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan gudang milik Perum Bulog untuk menampung hasil produksi jagung pakan masyarakat.

“Insya Allah akan dibangun gudang Bulog untuk menampung hasil jagung ini. Tidak menutup kemungkinan tahun depan juga akan dibangun pabrik pakan setelah melalui proses verifikasi,” tambahnya.

Ia menilai, pengembangan jagung pakan akan berdampak langsung pada stabilitas harga pangan, khususnya daging ayam. Dengan ketersediaan bahan baku di daerah, harga pakan dapat ditekan sehingga harga ayam lebih terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karimun, Jackie Stewart Touw, mengatakan program ketahanan pangan berbasis desa terus didorong secara merata.

“Setiap desa wajib memiliki satu produk unggulan. Melalui BumDes Beruntung, jagung pakan dan ikan lele akan terus kita kembangkan,” ujarnya.

Dari total 42 desa di Kabupaten Karimun, berbagai program ketahanan pangan telah berjalan, mulai dari budidaya jagung, ikan lele, ikan kerapu, hingga peternakan ayam pedaging dan petelur.

“Ini menjadi kekuatan baru dalam membangun kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan,” tutupnya.

(*)

Penulis : Rcky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB