KARIMUN, KepriHeadline.id – Kegiatan Safari Ramadan malam ke-22 yang digelar di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, berlangsung khidmat dan penuh keakraban.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karimun menyampaikan pesan persatuan, motivasi bagi generasi muda, serta memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis di wilayah kepulauan tersebut.
Kunjungan ke Pulau Moro juga menjadi momen emosional bagi Bupati. Ia mengenang masa kecilnya yang banyak dihabiskan di lingkungan Masjid Besar Baiturrahman Moro, tempat dirinya belajar dan bermain saat masih kecil.
Dalam sambutannya, Bupati secara khusus menyampaikan pesan kepada para pemuda di Kampung Sidomoro agar memiliki mental yang kuat dan berwawasan global. Menurutnya, keterbatasan geografis sebagai daerah kepulauan tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih kemajuan.
“Walaupun kita tinggal di pulau-pulau, kita memiliki kesempatan yang sama. Asalkan ada kemauan yang kuat, kita bisa maju dan bersaing menjadi warga global,” ujarnya memotivasi para pemuda.
Selain menyampaikan pesan kepada generasi muda, Bupati juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan infrastruktur yang tengah disiapkan pemerintah daerah. Salah satunya adalah pembangunan jembatan yang akan menghubungkan wilayah Moro dengan Desa Jang, dengan estimasi anggaran sekitar Rp 90 miliar.
Jembatan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi ikon baru yang membanggakan bagi Kabupaten Karimun.
Pemerintah daerah juga tengah mendorong pengembangan kawasan industri galangan kapal (shipyard) di kawasan Ujung Moro. Namun, rencana tersebut masih menghadapi kendala pada ketersediaan pasokan energi listrik.
Untuk itu, pemerintah membuka peluang bagi investor, khususnya di sektor energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), guna mendukung operasional kawasan industri tersebut di masa mendatang.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Iskandarsyah mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan dan kondusivitas wilayah.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang beredar serta tetap mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah.
“Kita harus kompak dan jangan sampai ada perpecahan di antara kita. Jangan mau diadu domba, dan jangan terlalu cepat reaktif terhadap isu-isu yang beredar,” tegasnya.
Safari Ramadan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam mendorong pembangunan di Kecamatan Moro dan wilayah Kabupaten Karimun secara keseluruhan.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







