Bupati Karimun Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

- Author

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karimun Iskandarsyah Memimpin Upacara Hari Jadi Otonomi Daerah Karimun ke-26. FOTO: Rian/Prokopim

Bupati Karimun Iskandarsyah Memimpin Upacara Hari Jadi Otonomi Daerah Karimun ke-26. FOTO: Rian/Prokopim

KARIMUN, KepriHeadline.id – Bupati Karimun, Iskandarsyah, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Karimun dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Ia mengimbau warga agar tidak panik menyusul isu kelangkaan BBM yang sempat beredar.

Menurut Iskandarsyah, pemerintah telah menetapkan kuota BBM untuk Kabupaten Karimun sebanyak 40.000 kiloliter (KL), yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

“Kita sudah memiliki stok yang ditetapkan oleh pemerintah. Kuota kita mencapai 40.000 KL,” kata Iskandarsyah, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, antrean panjang yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) belakangan ini lebih disebabkan oleh kepanikan masyarakat. Kondisi tersebut memicu peningkatan pembelian BBM secara bersamaan.

Karena itu, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Yang paling penting jangan terjadi kepanikan seperti yang belakangan ini terjadi. Belilah sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mewaspadai kemungkinan adanya praktik penimbunan BBM oleh oknum tertentu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Karimun telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dari TNI dan Polri guna memantau distribusi serta pembelian BBM di SPBU.

Iskandarsyah menegaskan bahwa tindakan penimbunan BBM merupakan pelanggaran hukum.

“Kami mengimbau agar tidak melakukan penimbunan karena itu merupakan tindakan melawan hukum,” katanya.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Iskandarsyah juga memastikan ketersediaan BBM di Karimun tetap terjaga sesuai kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menambahkan, apabila terjadi kekosongan sementara di SPBU, hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh keterlambatan distribusi dari Tanjung Uban yang dipengaruhi kondisi cuaca dan gelombang laut.

“Namun saya tegaskan kembali, Karimun tidak kekurangan stok BBM karena sudah sesuai kuota. Untuk Lebaran nanti juga tidak ada masalah. Pemerintah akan terus hadir memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujar Iskandarsyah.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit
P4MI Karimun Fasilitasi 7 PMI Berangkat Kerja ke Serbia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB