Pasokan Terganggu, Harga Cabai di Karimun Tembus Rp 120.000 per Kilogram

- Author

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Karimun meninjau pasokan sembako di Karimun.

Bupati Karimun meninjau pasokan sembako di Karimun.

Karimun, KepriHeadline.id – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir akibat terganggunya pasokan dari Pulau Sumatera.

Berdasarkan pantauan di Pasar Maimun dan sejumlah titik perdagangan lainnya, harga cabai rawit merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp 55.000 per kilogram kini tembus Rp 120.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga naik dari Rp 55.000 menjadi Rp 118.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting meningkat dari Rp 73.000 menjadi Rp 88.000 per kilogram.

Kenaikan ini terjadi di tengah stabilnya sejumlah komoditas lain seperti beras Bulog, beras premium, serta minyak goreng.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan lonjakan harga tersebut dipicu oleh terhambatnya distribusi komoditas dari Sumatera akibat bencana longsor dan banjir.

“Distribusi barang ke Kabupaten Karimun terganggu karena bencana di Pulau Sumatera. Itu yang kemudian memicu kenaikan harga beberapa bahan pokok, terutama cabai,” ujar Iskandarsyah saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Maimun, Rabu (3/12/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak lanjutan yang berpotensi menekan daya beli masyarakat.

Menurut Iskandarsyah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan telah diperintahkan untuk melakukan intervensi pasar guna menstabilkan harga serta mencegah risiko inflasi daerah.

“Pemkab Karimun akan segera merumuskan kebijakan yang cepat dan tepat untuk memastikan harga kembali terkendali,” ujarnya.

(rk)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB