KARIMUN, KepriHeadline.id – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Karimun resmi menggelar turnamen sepak bola PC GP Ansor Pemda Karimun Cup I Tahun 2026.
Turnamen tersebut dibuka di Stadion Badang Perkasa, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (18/8/2026).
Sebanyak 49 tim sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Karimun ambil bagian dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung selama satu bulan.
Laga pembuka mempertemukan PPIK FC melawan Boss Karim A Payamanggis.
Ketua PC GP Ansor Karimun, Yusriadi, mengatakan turnamen tersebut menjadi salah satu upaya organisasi untuk ikut mendorong perkembangan sepak bola di Kabupaten Karimun.
Menurut dia, penyelenggaraan turnamen ini menjadi kebanggaan tersendiri karena GP Ansor Karimun dapat menghadirkan kompetisi olahraga berskala daerah meski dirinya baru sekitar tiga bulan menjabat sebagai ketua.
“Kami merasa bangga sebagai Ketua Ansor, meski baru tiga bulan menjabat. Kami ingin sepak bola di Karimun bisa terus berkembang,” ujar Yusriadi.
Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Karimun terhadap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut sehingga turnamen serupa bisa menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Semoga agenda serupa bisa terus mendapat dukungan Pemerintah Daerah dan menjadi agenda rutin setiap tahun,” katanya.
Hadiah Total Rp67 Juta
Selain menjadi wadah kompetisi bagi klub-klub lokal, turnamen ini juga menawarkan total hadiah sebesar Rp67 juta.
Juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp30 juta, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp7 juta, dan juara keempat Rp3 juta.
Adapun sisa hadiah diperuntukkan bagi sejumlah kategori atau penghargaan lainnya dalam turnamen.
Bupati Karimun Iskandarsyah mengapresiasi langkah GP Ansor yang memperluas kegiatannya ke bidang olahraga.
Menurut Iskandarsyah, GP Ansor selama ini lebih dikenal melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Karena itu, penyelenggaraan turnamen sepak bola dinilai sebagai terobosan positif.
“Biasanya GP Ansor banyak berperan di sosial masyarakat, tapi kali ini menyentuh dunia olahraga dengan kejuaraan sepak bola,” ujar Iskandarsyah.
Ia menilai turnamen tersebut juga dapat menjadi momentum untuk menjaring pemain-pemain berbakat di Karimun.
Hal itu dinilai penting mengingat Kabupaten Karimun akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
“Turnamen ini semoga bisa berjalan sukses dan kita juga dengan agenda ini bisa melihat potensi pemain berbakat. Apalagi pada November 2026 nanti akan diselenggarakan Porprov,” tuturnya.
Iskandarsyah mengatakan kompetisi sepak bola seperti ini perlu terus diperbanyak karena tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dapat memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus melahirkan atlet potensial.
“Dengan turnamen ini di samping menjalin rasa kebersamaan, akan tetapi bisa memunculkan bibit-bibit unggul. Maka perlu untuk kita menumbuhkan ajang-ajang seperti ini dan perlu diperkuat lagi di tahun depan,” katanya.
Lebih jauh, Iskandarsyah menyebut penyelenggaraan turnamen olahraga juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Karimun mengembangkan sport tourism atau pariwisata berbasis olahraga.
Menurut dia, sport tourism dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat, terutama ketika sebuah kegiatan olahraga mampu menarik peserta dan penonton dari berbagai wilayah.
“Ajang ini relevan dengan konsen kami terutama dalam hal penguatan di bidang sport tourism. Kami menilai dua motor penggerak ekonomi di Karimun yaitu investasi dan pariwisata, pariwisata salah satunya adalah sport tourism,” ujar Iskandarsyah.
Ia berharap turnamen sepak bola yang digagas GP Ansor tersebut dapat berlangsung sukses dan menjadi awal dari penyelenggaraan kompetisi olahraga yang lebih besar di Kabupaten Karimun.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







