KARIMUN, KepriHeadline.id– Sebanyak 32 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mulai menjalani karantina dan pemusatan pendidikan serta pelatihan (diklat) untuk persiapan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Program pemusatan diklat tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole di Gedung Nasional Karimun, Jumat (7/8/2026).
Puluhan peserta yang terdiri dari putra-putri terbaik Kabupaten Karimun itu akan menjalani karantina dan pelatihan intensif selama 11 hari, mulai 7 hingga 17 Agustus 2026.
Mereka dipersiapkan untuk menjalankan tugas sebagai pengibar bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Karimun.
Dalam sambutannya, Rocky menekankan pentingnya kedisiplinan dan pembentukan karakter selama mengikuti masa pembinaan.
Menurut dia, pemusatan diklat tidak hanya bertujuan meningkatkan kesiapan fisik peserta, tetapi juga membentuk mental dan kedisiplinan agar mereka mampu menjalankan tugas dengan baik.
“Pemusatan pelatihan ini bukan sekadar persiapan fisik semata, melainkan medium pembentukan mental dan kedisiplinan tingkat tinggi,” ujar Rocky.
Ia meminta seluruh calon Paskibraka memanfaatkan masa karantina dengan sungguh-sungguh. Hal itu penting agar para peserta dapat tampil maksimal saat menjalankan tugas pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang.
“Kami berharap seluruh peserta memanfaatkan masa karantina ini dengan sungguh-sungguh, agar mampu memberikan penampilan dan hasil yang maksimal saat pengibaran Sang Saka Merah Putih nanti,” katanya.
Libatkan Pelatih TNI dan Polri
Pemusatan diklat calon Paskibraka Karimun melibatkan tim pelatih gabungan dari unsur TNI dan Polri. Selain itu, guru pembina dari sekolah masing-masing peserta turut terlibat dalam proses pembinaan.
Pembukaan kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dan pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostafer) serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada 32 calon Paskibraka.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan foto bersama antara jajaran pemerintah daerah, tim pelatih, guru pembina dan seluruh calon Paskibraka Kabupaten Karimun tahun 2026.
Selama masa karantina, para peserta akan mendapatkan pembinaan secara intensif sebagai bagian dari persiapan sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Karimun.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah







