Ternyata ini Muatan Kontainer yang Ditemukan Nelayan di Perairan OPL

- Author

Senin, 8 Mei 2023 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satpolairud bersama TNI, dan DLH membuka isi kontainer yang ditemukan di Perairan OPL. (Foto: Istimewa)

Satpolairud bersama TNI, dan DLH membuka isi kontainer yang ditemukan di Perairan OPL. (Foto: Istimewa)

Karimun, Kepriheadline.id – Muatan Kontainer atau peti kemas yang ditemukan nelayan Kecamatan Tebing di Perairan OPL, tepatnya di Line 1 Takong Hiu akhirnya terungkap.

Jajaran Kepolisian bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan disaksikan masyarakat setempat telah membuka isi kontainer tersebut. Pembukaan isi kontainer itu, menjawab pertanyaan masyarakat atas isi dari kontainer yang mengapung itu.

Kasat Polairud Polres Karimun IPTU Doddy Basyir mengatakan, proses pembukaan terhadap kontainer tersebut telah berlangsung pada Senin pagi dengan disaksikan sejumlag pihak terkait dan masyarakat.

“Hasil dari pengecekkan, kami pastikan muatan kontainer atau peti kemas tersebut merupakan limbah tisu dari Tongkang Marcopolo 188 yang sebelumnya pernah ditemukan diperairan Karimun,” kata IPTU Doddy, Senin (8/5/2023).

Ia mengatakan, limbah tisu tersebut secara kasat mata masih dalam keadaan aman, karena masih tersegel. Sehingga, dalam proses pembukaan isi kontainer berjalan dengan aman, tanpa mengotori pesisir.

Menurut Doddy, selanjutnya kontainer itu akan dilimpahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penanganan lebih lanjut.

“Setalah kami pastikan, kontainer itu kami limpahkan ke DLH untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Muatan Kontainer atau Peti Kemas di Perairan Pesisir Leho tepatnya di Jembatan Sanur, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun masih misterius.

Baca Juga :  Hingga H-3 Lebaran, Puluhan Ribu Jiwa Hilir Mudik di Pelabuhan Karimun

Peti kemas tersebut terlihat sudah dalam keadaan berkarat dan juga sudah ditumbuhi karang. Dugaan sementara, kontainer tersebut telah lama mengapung dan terbawa arus ke pesisir Leho.

Dari informasi dihimpun Keprihedline.id, ternyata peti kemas tersebut ditemukan para nelayan di Perairan OPL sekira Sabtu (6/5/2023) pukul 23.00 WIB, oleh nelayan bernama Bujang.

Peti kemas itu, kemudian ditarik ke pesisir dengan menggunakan tiga kapal pompong nelayan untuk selanjutnya diamankan.

“Adek saya sama kawan-kawannya yang jumpa di perairan OPL setelah tebar jaring. Setelah itu ditarik oleh mereka pakai tiga pompong,” kata Zulnaidi, nelayan setempat, Minggu (7/5/2023).

Ia menyebutkan, penarikan kontainer tersebut memakan waktu cukup lama, dimana untuk sampai ke pesisir pantai Leho, membutuhkan waktu hingga belasan jam.

“Cuaca tidak bersahabat, dan baru sampai sekira pukul 10.00 Wib,” ujarnya.

Ditariknya peti kemas tersebut dari jalur perairan yang sering dilintasi kapal-kapal, guna untuk keselamatan pelayaran.

Sebab, peti kemas yang mengapung ditengah laut itu dapat membahayakan kapal jika menabrak peti kemas tersebut.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Lampu dan Kereta Hias Karimun Semarakkan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H
PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Desember 2025, Fokus Pendidikan hingga Keagamaan
Mobil Terios Tertimpa Pohon di Depan Masjid Baitul Taqwa Karimun
Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:25 WIB

Festival Lampu dan Kereta Hias Karimun Semarakkan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:23 WIB

PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Desember 2025, Fokus Pendidikan hingga Keagamaan

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Berita Terbaru