Soal Papan Reklame di Jalan Ahmad Yani, Ini Penjelasan Bapenda Karimun

- Author

Selasa, 9 Mei 2023 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi papan reklame di Jalan A Yani Kelurahan Sei Lakam ancam keselamatan warga. (Foto: Kepriheadline.id)

Kondisi papan reklame di Jalan A Yani Kelurahan Sei Lakam ancam keselamatan warga. (Foto: Kepriheadline.id)

Karimun, Kepriheadline.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karimun buka suara soal kondisi papan reklame di Trafic Light Jalan Ahmad Yani Kelurahan Sei Lakam.

Bapenda Karimun mengungkapkan bahwa, papan reklame itu merupakan milik swasta atau pengusaha reklame asal Kota Batam. Soal kondisinya yang sudah tidak layak, hal tersebut telah dikoordinasikan oleh Bapenda Karimun.

“Itu milik Swasta, asal Batam,” kata Kabid Pajak Daerah Bapenda Karimun, Raden Ricky, Senin (8/5/2023) malam.

Ia menyebutkan, perihal kondisi itu bahkan telah sejak lama dikeluhkan oleh masyarakat, akan tetapi hingga hari ini masih belum ada tindakan dari pemilik papan reklame.

“Sudah dikeluhkan masyarakat jauh-jauh hari. Kami sudah koordinasi dengan pemiliknya, bahkan sebelum tanggal 29 Maret 2023 lalu, namun belum ada tindakan hingga saat ini,” ujarnya.

Ia meminta kepada pemilik papan reklame itu segera memperbaikan kerusakan tersebut, agar tidak menimbulkan korban apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan.

“Kami meminta untuk segera melakukan perbaikan, jangan menunggu ada korban,” katanya.

Baca Juga :  Update Jadwal Ferry di Pelabuhan Karimun, Berikut Jadwalnya

Sebelumnya diberitakan, Kondisi papan reklame di Trafic Light Jalan A Yani Kelurahan Sei Lakam, Kabupaten Karimun ancam keselamatan masyarakat.

Pantauan Kepriheadline.id, papan reklame berbahan alumunium itu terlihat sudah tidak layak dan rapuh. Apalagi, dikala kondisi angin yang kencang, papan reklame itu terlihat akan tumbang.

Kondisi itu juga mendapat keluhan dari masyarakat sekitar lokasi, pasalnya letak papan reklame itu berdekatan langsung dengan jalan, rumah warga, serta bangunan kedai kopi.

“Sudah dibiarkan sejak tiga bulan lalu. Kemarin terlihat ingin lakukan perbaikan, tetapi sampai saat ini belum juga diperbaiki,” kata Rafly, Senin (8/5/2023).

Ia juga mengatakan, bagian penyangga papan reklame itu terlihat hanya diperkuat dengan dua baut dibagian tengah. Sehinga, sangat rawan jika angin sedang kencang.

“Apa menunggu ada korban dahulu baru diperbaiki. Jangan sampai hal itu terjadi, baru ada perbaikan,” katanya.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG
Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan
Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan
Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS
Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi
Bea Cukai Kepri dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Senilai Rp 3,2 Miliar ke Malaysia
Isu Uang “Gerenti” di Karimun Jadi Sorotan, PBB Tegaskan Tak Ada Pungutan oleh Imigrasi
Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP, Tiga Pejabat Sekolah di Karimun Ditetapkan Sebagai Tersangka

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:17 WIB

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:22 WIB

Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:19 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:02 WIB

Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi

Berita Terbaru