Satlantas Polres Karimun Gelar Operasi Zebra Seligi 2025 Selama 14 Hari, Ini Sasaran Utamanya

- Author

Minggu, 16 November 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Satlantas Polres Karimun memberikan teguran kepada salah satu pengendara yang melakukan pelanggaran selama Operasi Keselamatan seligi 2023. (Foto: dokumen kepriheadline.id)

Anggota Satlantas Polres Karimun memberikan teguran kepada salah satu pengendara yang melakukan pelanggaran selama Operasi Keselamatan seligi 2023. (Foto: dokumen kepriheadline.id)

Karimun, KepriHeadline.id – Satuan Lalu Lintas Polres Karimun akan melaksanakan Operasi Zebra Seligi 2025 secara serentak selama 14 hari. Operasi ini digelar untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Kabupaten Karimun.

Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Dhia Cynthia Siregar, mengatakan operasi tahunan ini berlangsung mulai 17 hingga 30 November 2025.

“Operasi Zebra Seligi dimulai dari tanggal 17 sampai dengan 30 November 2025,” ujar AKP Dhia, Minggu (16/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa selama operasi berlangsung, petugas akan fokus menindak sepuluh jenis pelanggaran prioritas yang kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Adapun 10 pelanggaran prioritas tersebut meliputi:

  1. Pengendara tanpa helm SNI
  2. Pengendara di bawah umur
  3. Berkendara melebihi batas kecepatan
  4. Berkendara melawan arus
  5. Berboncengan lebih dari satu orang
  6. Berkendara dalam pengaruh alkohol
  7. Pengendara yang melanggar rambu lalu lintas
  8. Pengemudi tanpa sabuk keselamatan
  9. Menggunakan smartphone saat berkendara
  10. Pelanggaran over dimensi dan over loading (ODOL)
Baca Juga :  Kebijakan Gaji PPPK ke BPR Tuah Dinilai Belum Matang, Wakil Ketua I DPRD Karimun Satria Minta Ditinjau Ulang

Menurut AKP Dhia, penindakan terhadap pelanggaran tersebut menjadi prioritas untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib.

“Operasi ini bertujuan mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, serta menurunkan angka pelanggaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Operasi Zebra juga menjadi langkah awal persiapan menjelang Operasi Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Melalui operasi ini, kami berharap mampu menjawab permasalahan di bidang lalu lintas dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” kata AKP Dhia.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan
Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan
Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS
Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi
Bea Cukai Kepri dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Senilai Rp 3,2 Miliar ke Malaysia
Isu Uang “Gerenti” di Karimun Jadi Sorotan, PBB Tegaskan Tak Ada Pungutan oleh Imigrasi
Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP, Tiga Pejabat Sekolah di Karimun Ditetapkan Sebagai Tersangka
Imigrasi Tanjung Balai Karimun Tunda 18 Permohonan Paspor hingga Februari 2026

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:22 WIB

Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:19 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:02 WIB

Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:28 WIB

Bea Cukai Kepri dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Senilai Rp 3,2 Miliar ke Malaysia

Berita Terbaru