PT TIMAH Tenggelamkan 45 Coral Garden di Bangka, Pulihkan Ekosistem Laut dan Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

- Author

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT TIMAH Tenggelamkan 45 Coral Garden di Bangka, Pulihkan Ekosistem Laut dan Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan. FOTO: BIDANG CORCOM PT TIMAH TBK

PT TIMAH Tenggelamkan 45 Coral Garden di Bangka, Pulihkan Ekosistem Laut dan Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan. FOTO: BIDANG CORCOM PT TIMAH TBK

PANGKALPINANG – Upaya pemulihan ekosistem laut terus dilakukan PT TIMAH Tbk melalui inovasi coral garden atau kebun terumbu karang buatan. Sepanjang 2025, perusahaan pelat merah itu telah menenggelamkan 45 unit coral garden di Pulau Putri dan Perairan Tuing, Kabupaten Bangka.

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen PT TIMAH Tbk dalam menjalankan corporate social responsibility (CSR) serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan.

Coral garden merupakan struktur buatan yang ditempatkan di dasar laut untuk mendukung pertumbuhan terumbu karang secara alami. Kehadiran struktur ini diharapkan dapat menciptakan habitat baru bagi berbagai biota laut, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

“Penenggelaman coral garden ini merupakan bagian dari konsistensi dan komitmen perusahaan dalam mendukung kelestarian ekosistem laut dan pesisir,” ujar Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk Anggi Siahaan, dalam keterangan resminya.

Menurut Anggi, program ini dirancang sebagai upaya pemulihan ekosistem bawah laut yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan kembali biota laut di kawasan perairan sekitar.

Ia menambahkan, manfaat coral garden tidak hanya dirasakan dari sisi konservasi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

Dengan keberadaan terumbu karang buatan, populasi ikan di sekitar lokasi penenggelaman meningkat. Hal ini memungkinkan nelayan untuk melaut lebih dekat dari garis pantai, sehingga dapat menekan biaya operasional, terutama bahan bakar, serta mengurangi risiko saat melaut.

Baca Juga :  D&P Komputer Makin Eksis, Mitra Binaan PT Timah Sukses Kembangkan Usaha Layanan Service dan Sparepart Komputer 

PT TIMAH Tbk juga melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahapan program, mulai dari pembuatan, penenggelaman, hingga pemantauan coral garden. Keterlibatan ini membuka peluang kerja sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Selain memberi manfaat bagi nelayan, coral garden juga berpotensi menjadi daya tarik wisata bahari baru. Spot taman karang buatan yang berkembang menjadi habitat alami kini dapat dimanfaatkan untuk aktivitas snorkeling dan diving.

Seorang nelayan di Penyusuk, Ramadan, mengaku telah merasakan langsung manfaat program tersebut. Ia menyebut hasil tangkapannya meningkat sejak coral garden ditenggelamkan.

“Yang paling dirasakan, kami tidak perlu jauh-jauh lagi melaut karena coral garden ini hanya sekitar satu mil dari pantai. Ikannya juga banyak, seperti kakap merah, dan biaya BBM jadi lebih hemat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pelaku wisata bahari, Rama, yang menyebut coral garden memudahkan dirinya membawa wisatawan ke lokasi snorkeling yang menarik.

“Dengan adanya spot coral garden, kami bisa menunjukkan lokasi yang bagus untuk snorkeling. Wisatawan bisa langsung melihat ikan-ikan. Semoga program ini terus berlanjut,” harapnya.

Upaya PT TIMAH Tbk ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menempatkan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dari strategi bisnis perusahaan demi keberlanjutan jangka panjang.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Sumber Berita : Www.Timah.com

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Timah Dukung Donor Darah Kagama Babel, 250 Pendaftar Siap Berbagi di Hari Kasih Sayang
Soft Drink Asal Karimun Tembus Pasar Singapura, Ekspor Perdana Capai Rp 208 Juta
PT Timah Gelar TELP Series 1, Perkuat Kepemimpinan dan Transformasi Berkelanjutan
PT TIMAH Perkuat Program TJSL 2026, Fokus Pendidikan, Lingkungan, dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
PT TIMAH Perkuat Literasi dan Numerasi Guru Lewat Program Timah Mengajar
Ratusan Karyawan PT Timah Ikuti Fishing Competition 2026 di Sungailiat
PT TIMAH Gelar Beragam Kegiatan Peringati Bulan K3 Nasional 2026
Sembilan Satpam PT Timah Terima Penghargaan Polres Bangka Barat di HUT ke-45 Satpam

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 10:31 WIB

PT Timah Dukung Donor Darah Kagama Babel, 250 Pendaftar Siap Berbagi di Hari Kasih Sayang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:13 WIB

Soft Drink Asal Karimun Tembus Pasar Singapura, Ekspor Perdana Capai Rp 208 Juta

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:56 WIB

PT Timah Gelar TELP Series 1, Perkuat Kepemimpinan dan Transformasi Berkelanjutan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:15 WIB

PT TIMAH Perkuat Program TJSL 2026, Fokus Pendidikan, Lingkungan, dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:57 WIB

PT TIMAH Perkuat Literasi dan Numerasi Guru Lewat Program Timah Mengajar

Berita Terbaru

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun

KARIMUN

Lanal TBK Gelar Tasyakuran Patkamla Pulau Karimun

Kamis, 19 Feb 2026 - 11:55 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan.

KARIMUN

Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Eks Kades Sanglar Ditahan

Rabu, 18 Feb 2026 - 15:59 WIB