Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG

- Author

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG

KARIMUN, KepriHeadline.id – Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Sabtu (28/2/2026).

Sidak ini dilakukan untuk merespons keluhan orang tua siswa terkait kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan saat Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriyah.

Dalam peninjauan tersebut, Rocky yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Program MBG Kabupaten Karimun menegaskan pentingnya fungsi pengawasan agar mutu makanan yang diterima siswa tetap sesuai standar kesehatan.

“Kami hadir hari ini untuk memastikan kebenarannya. Intinya, ini fungsi kontrol kami agar mutu makanan bisa terus terjaga. Menu dan besarannya jangan dikurang-kurangi,” ujar Rocky di sela-sela sidak.

Ia mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar mematuhi petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut dia, tidak boleh ada upaya pengurangan kualitas bahan maupun porsi makanan demi meraih keuntungan tambahan, mengingat margin keuntungan sudah diperhitungkan dalam anggaran program.

Rocky juga menegaskan bahwa BGN telah menyiapkan sanksi tegas bagi penyedia layanan yang terbukti tidak konsisten dalam menjaga kualitas hidangan.

“Jangan sampai ada pengurangan nilai bahan yang diberikan ke siswa, karena keuntungan juga sudah diperoleh. Sanksi dari BGN terhadap SPPG yang bermain itu sudah ada,” tegasnya.

Dua Kategori Porsi

Dalam pelaksanaan MBG di Karimun, terdapat dua kategori porsi makanan. Pertama, porsi kecil dengan nilai menu Rp 8.000 yang diperuntukkan bagi balita, anak PAUD, dan TK. Kedua, porsi besar senilai Rp 10.000 yang didistribusikan untuk siswa SD kelas 4–6, SMA, serta ibu hamil dan menyusui.

Baca Juga :  Pembayaran Gaji Guru Honorer di Karimun Tuntas, Tunjangan Masih Dalam Proses

Koordinator Wilayah BGN Karimun, Anas Fitrawanda, menjelaskan bahwa sejumlah SPPG menerapkan strategi subsidi silang agar menu tetap variatif dan tidak terkesan minimalis.

“Subsidi silang ini supaya menu variatif. Misalnya, di hari tertentu harga menu lebih dari Rp 10.000, lalu di hari berikutnya kurang dari itu. Kalau dipatok rata Rp 10.000 setiap hari, menunya akan sangat minimalis,” jelas Anas.

Skema Distribusi Saat Ramadhan

Terkait distribusi selama bulan Ramadhan, Anas menyebut operasional MBG akan menyesuaikan kalender pendidikan dari Dinas Pendidikan setempat.

Untuk siswa SD kelas 1 hingga 3 yang memperoleh jadwal libur lebih banyak, distribusi dilakukan dengan skema 3B. Artinya, pengiriman dilakukan dua kali dalam sepekan, namun tetap mencakup porsi untuk enam hari.

Sementara itu, untuk siswa kelas 5 SD hingga SMA yang tetap masuk sekolah, distribusi makanan dilakukan setiap hari seperti biasa.

“Distribusi disesuaikan jadwal Disdik. Kelas 1 sampai 3 itu libur, jadi distribusinya mengikuti 3B. Seminggu dua kali distribusi, tapi tetap mencakup enam hari. Untuk kelas 5 sampai SMA yang masuk setiap hari, tetap didistribusikan harian,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Karimun memastikan pengawasan terhadap program MBG akan terus dilakukan secara berkala guna menjamin kualitas gizi anak-anak tetap terjaga.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan
Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan
Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS
Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi
Bea Cukai Kepri dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Senilai Rp 3,2 Miliar ke Malaysia
Isu Uang “Gerenti” di Karimun Jadi Sorotan, PBB Tegaskan Tak Ada Pungutan oleh Imigrasi
Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP, Tiga Pejabat Sekolah di Karimun Ditetapkan Sebagai Tersangka
Imigrasi Tanjung Balai Karimun Tunda 18 Permohonan Paspor hingga Februari 2026

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:17 WIB

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:22 WIB

Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:19 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:02 WIB

Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi

Berita Terbaru