Nelayan Karimun Hilang di Perairan Pulau Rangsang, Diduga Terjatuh dari Kapal

- Author

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nelayan Karimun Hilang di Perairan Pulau Rangsang, Diduga Terjatuh dari Kapal

Nelayan Karimun Hilang di Perairan Pulau Rangsang, Diduga Terjatuh dari Kapal

Karimun, KepriHeadline.id – Seorang nelayan asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pulau Rangsang, Provinsi Riau. Korban diduga terjatuh ke laut dari kapal jaring kurau KM Makmur Jaya 89 GT 10, Minggu (4/1/2026).

Korban diketahui bernama Rafa’i (38), warga Sungai Raya, Kecamatan Meral Kota, Kabupaten Karimun. Hingga Selasa (6/1/2026), korban belum ditemukan.

Kasat Polairud Polres Karimun AKP Adi Suhendra mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat kapal tengah beroperasi menangkap ikan kurau di koordinat 1°30.769’ LU – 102°41.760’ BT.

“Korban diketahui hilang sekitar pukul 10.45 WIB. Saat itu nahkoda kapal terbangun dan mendapati korban sudah tidak berada di atas kapal,” kata Adi saat dikonfirmasi, Selasa, 6 Januari 2026.

Menurutnya, KM Makmur Jaya 89 bertolak melaut dari Pelantar Nelayan Baran Satu, Kecamatan Meral, pada Selasa (30/12/2025). Memasuki hari kelima pelayaran, seluruh anak buah kapal (ABK), termasuk korban, selesai memasang jaring kurau pada Minggu pagi.

“Setelah sarapan, korban bersama empat ABK lainnya beristirahat di atas palka kapal. Namun saat dicek kembali, korban sudah tidak ada,” ujar Adi.

Baca Juga :  PT Timah Siapkan 7500 Bibit Mangrove untuk Kabupaten Karimun

Nahkoda kapal bernama Muslim sempat mengerahkan seluruh ABK untuk melakukan pencarian di sekitar kapal, tetapi korban tidak ditemukan. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pemilik kapal, Ceng Kui, dan diteruskan kepada pihak keluarga korban di Karimun.

Adi menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.

“Informasi dari adik kandung korban menyebutkan yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit ayan. Hal ini menjadi salah satu dugaan penyebab korban terjatuh ke laut,” jelasnya.

Polairud Polres Karimun telah berkoordinasi dengan Basarnas Tanjung Balai Karimun dan Kantor SAR Bengkalis untuk melakukan upaya pencarian.

“Kami masih melakukan koordinasi lintas instansi dan pengumpulan keterangan dari pihak keluarga serta pemilik kapal. Pencarian terus diupayakan,” kata Adi.

(*)


Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpolairud Polres Karimun Pastikan Identitas Mayat Pria yang Ditemukan di Perairan Meranti
Karimun Mulai Kembangkan Bawang Merah Lokal, Sasar Ketahanan Pangan
Catat Sejarah Baru, AKBP Yunita Stevani Resmi Pimpin Polres Karimun
PT Timah Salurkan Bioflok dan Bibit Nila untuk Perkuat Ekonomi Warga Kundur Barat
Perkuat Pertanian Lokal, PT TIMAH Serahkan Alat Olah Lahan kepada Kelompok Tani Kundur
Tiang Listrik di Kawasan Coastal Area Dinilai Abaikan Konsep Tata Ruang
Bupati Iskandarsyah soal Tarif Parkir Pelabuhan Karimun: Dikoreksi Sesuai Aturan
PT TIMAH Tbk Terus Bergerak Dukung Pendidikan, Bantu Fasilitas Belajar TPA Bunayya di Desa Belo Laut

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:26 WIB

Satpolairud Polres Karimun Pastikan Identitas Mayat Pria yang Ditemukan di Perairan Meranti

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:19 WIB

Karimun Mulai Kembangkan Bawang Merah Lokal, Sasar Ketahanan Pangan

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:09 WIB

Catat Sejarah Baru, AKBP Yunita Stevani Resmi Pimpin Polres Karimun

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:46 WIB

PT Timah Salurkan Bioflok dan Bibit Nila untuk Perkuat Ekonomi Warga Kundur Barat

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

Tiang Listrik di Kawasan Coastal Area Dinilai Abaikan Konsep Tata Ruang

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Kepriheadline.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca