Kapal Pengangkut Sabu Cair Lintasi Sejumlah Negara, Kepri Jadi Titik Pengawasan Ketat

- Author

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Cukai Ungkap Modus Baru!!! 2,6 Ton Sabu Cair Disamarkan Bersama 1,57 Juta Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Ungkap Modus Baru!!! 2,6 Ton Sabu Cair Disamarkan Bersama 1,57 Juta Batang Rokok Ilegal

BATAM, KepriHeadline.id – Peredaran narkotika jenis sabu cair di wilayah Kepulauan Riau menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Aktivitas kapal yang diduga membawa sabu cair masih terpantau lalu-lalang di kawasan Selat Melaka dan disebut terus mencari celah untuk masuk ke wilayah Indonesia.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama mengungkapkan bahwa pergerakan kapal yang diduga berkaitan dengan distribusi sabu cair masih menjadi perhatian aparat.

Hal tersebut diungkapkanya kepada media usai Konferensi Pers Penggagalan 2,6 Ton Narkotika Sabu Cair dan 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal di Dermaga Tanjung Uncang Kota Batam, Jum’at (21/08/2026).

“Masih ada kapal lalu-lalang di Selat Melaka membawa narkoba jenis sabu cair,” kata Djaka dalam keterangannya.

Menurutnya, hingga saat ini belum diketahui secara pasti lokasi tujuan akhir kapal tersebut. Namun, indikasi yang ditemukan menunjukkan adanya upaya mencari peluang agar narkotika dapat masuk ke wilayah Indonesia.

Djaka juga menyebut sejumlah awak kapal diduga berasal dari Myanmar. Meski demikian, aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan jaringan, rute pelayaran, serta pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas tersebut.

Vape Jadi Modus Penyebaran Sabu Cair

Ancaman lain yang turut menjadi sorotan adalah penggunaan perangkat vape sebagai sarana penyebaran sabu cair. Modus tersebut dinilai praktis karena memungkinkan narkotika dikemas menyerupai produk vape sehingga lebih mudah dipasarkan kepada calon pengguna.

Djaka menyebut masih terdapat oknum di Indonesia yang diduga berupaya mengedarkan vape berisi sabu cair. Bahkan, meskipun telah terdapat larangan dan peringatan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), para pelaku disebut masih berusaha mencari pasar baru.

“Banyak oknum di Indonesia menjadi pengedar vape berisikan sabu cair. Meskipun sudah ada larangan dari BNN, para oknum tersebut tetap berusaha mencari pasar baru untuk menjual vape tersebut,” ujarnya.

Namun, hingga kini belum ada nama aktor utama yang dapat disebut secara resmi dalam dugaan jaringan pengedaran sabu cair tersebut. Kasus ini masih dalam tahap pendalaman oleh BNN, Bea Cukai, dan Polda Kepulauan Riau.

Diduga Bermanuver Lintasi Sejumlah Negara

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau Brigjen Pol. Hanny Hidayat, mengungkapkan dugaan bahwa kapal yang berkaitan dengan peredaran sabu cair tersebut berasal dari Myanmar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tujuan akhir kapal belum dapat dipastikan. Kapal tersebut diduga melakukan pergerakan melalui sejumlah wilayah sebelum mengarah ke perairan Indonesia.

“Diduga berasal dari Myanmar, namun belum ada kepastian ke mana tujuan pastinya,” kata Hanny.

Menurutnya, kapal tersebut dikabarkan bergerak dan berputar melalui sejumlah wilayah, antara lain Taiwan, kawasan Laut Cina Selatan, Singapura dan Malaysia, sebelum diduga mengarah ke perairan Indonesia.

Pola pergerakan tersebut diduga dilakukan untuk mengaburkan jejak sekaligus mengelabui aparat yang melakukan pengawasan terhadap jalur masuk narkotika ke Indonesia.

BNN Gencarkan Edukasi Bahaya Vape Berisi Sabu

Hanny menilai vape menjadi salah satu sarana yang paling praktis bagi pengedar untuk mendistribusikan sabu cair. Karena itu, upaya pemberantasan tidak hanya dilakukan melalui pengawasan jalur perairan, tetapi juga dengan meningkatkan kesadaran masyarakat.

BNN Kepri, kata dia, terus melakukan berbagai kegiatan edukasi, termasuk diskusi terbuka dan seminar mengenai bahaya vape yang diduga mengandung sabu cair.

Langkah tersebut dinilai penting karena masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memahami bahwa perangkat vape tidak selalu berkaitan dengan produk legal. Penyalahgunaan perangkat tersebut sebagai media konsumsi narkotika dapat menimbulkan risiko serius terhadap pengguna.

Aparat kini masih mendalami jaringan tersebut, termasuk asal-usul kapal, jalur distribusi, kemungkinan tujuan pengiriman, serta pihak-pihak yang diduga berperan di Indonesia.

Dengan posisi geografis Kepulauan Riau yang berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional, pengawasan terhadap perairan menjadi salah satu titik krusial dalam mencegah masuknya narkotika.

Hingga tahap ini, belum ada nama aktor utama yang diumumkan secara resmi oleh aparat. Seluruh dugaan keterlibatan pihak tertentu masih menunggu hasil penyelidikan dan pembuktian dari BNN, Bea Cukai, serta Polda Kepri.

(*)

Penulis : Indah Permata Illahi

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Irjen Pol Suhendri Resmi Jadi Kapolda Kepri, Asep Safrudin Kini Kabareskrim Polri
Meriah dan Penuh Antusiasme, Lomba Mewarnai Anak HARRIS Hotel Batam Center Sukses Cetak Generasi Kreatif Masa Depan 
Mulai Hari Ini, Ferry Gold Coast Bengkong Layani Pelayaran Langsung ke Puteri Harbour, Ini Jadwalnya
HARRIS Hotels dan Sindo Ferry Hadirkan “Sailprise on Board” di Rute Batam-Singapura
Dukung Sektor Pariwisata Batam, Phoenix Spa & Health Club Hadirkan Layanan Kebugaran Berstandar Internasional
Ascott dan Paradise Indonesia Perkuat Kemitraan, 7 Hotel Dikelola hingga 2056
Warga Keluhkan Showroom Mobil ROW yang Diduga Kuasai Bahu Jalan Dekat Mako Brimob Kepri
Gempur 7 THM di Batam: Satpom Lanud Hang Nadim dan 9 Gabungan Instansi Gelar Razia Gaktib hingga Subuh

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Irjen Pol Suhendri Resmi Jadi Kapolda Kepri, Asep Safrudin Kini Kabareskrim Polri

Senin, 21 September 2026 - 11:28 WIB

Meriah dan Penuh Antusiasme, Lomba Mewarnai Anak HARRIS Hotel Batam Center Sukses Cetak Generasi Kreatif Masa Depan 

Minggu, 20 September 2026 - 10:41 WIB

Mulai Hari Ini, Ferry Gold Coast Bengkong Layani Pelayaran Langsung ke Puteri Harbour, Ini Jadwalnya

Rabu, 16 September 2026 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels dan Sindo Ferry Hadirkan “Sailprise on Board” di Rute Batam-Singapura

Senin, 14 September 2026 - 18:30 WIB

Dukung Sektor Pariwisata Batam, Phoenix Spa & Health Club Hadirkan Layanan Kebugaran Berstandar Internasional

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB