Cabjari Tanjungbatu Terima Pengembalian Kerugian Negara atas Perkara Tipidkor PDAM Cabang Tanjungbatu

- Author

Selasa, 2 Mei 2023 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cabjari Tanjungbatu menerima pengembalian kerugian negara dari keluarga terpidana Novie Irwien. (Foto: Istimewa/kepriheadline.id)

Cabjari Tanjungbatu menerima pengembalian kerugian negara dari keluarga terpidana Novie Irwien. (Foto: Istimewa/kepriheadline.id)

Karimun, Kepriheadline.id – Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Tanjungbatu menerima pengembalian kerugian negara dari perkara dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran penggunaan bahan bakar solar untuk produksi air di PDAM Cabang Tanjungbatu.

Pengembalian kerugian negara itu diterima Cabjari Tanjungbatu dari Keluarga Terdakwa Novie Irwien Staf Produksi yang turut berperan dalam tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Cabang PDAM Tirta Karimun di Tanjungbatu, Zulkarnain.

Adapun pengembalian kerugian negara itu berdasarkan putusan pengadilan Nomor 6/Pid.Sus TPK/2019/PN Tpg tanggal 16 Mei 2019 Jo Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Pekanbaru Nomor 13/PID.SUS-TPK/2019/PT PBR tanggal 27 Agustus 2019 jo Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 4273 K/Pid.Sus/2019 tanggal 12 Desember 2019.

“Hari ini kami telah menerima uang penganti dari terpidana Novie Irwien sebesar Rp. 338.815.650 yang dibayarkan oleh keluarganya,” kata Kacabjari Tanjungbatu Doni Saputra, Selasa (2/5/2023).

Ia mengatakan, pelaksanaan putusan hakim terkait eksekusi uang pengganti tersebut sesuai arahan dari Bapak Jaksa Agung Republik Indonesia, bahwa dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi harus dioptimalkan terhadap pemulihan kerugian keuangan negara.

“Ini juga sebagai arahan dari bapak Jaksa Agung RI, untuk mengoptimalkan pemulihan kerugian keuangan negara dari penanganan perkara Tipidkor,” ujarnya.

Seperti diketahui, Novie Irwien ditetapkan sebagai tersangka atas penyalahgunaan anggaran operasional solar untuk produksi air di PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjungbatu.

Keduanya diduga mengkorupsi anggaran negara sebesar Rp348 juta untuk kepentingan pribadi. Dalam perkara tersebut, modus yang mereka gunakan dengan cara melakukan belanja BBM jenis solar, yang seharusnya menjadi tanggungjawab dari bendahara, namun hal tersebut mereka lakukan berdua. Dalam setiap transaksi solar itu mereka lakukan sendiri. Kemudian, mereka membuat LPJK-nya sendiri.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Karimun Tantang Atlet Muda Takraw Tembus Kancah Nasional
Operasi Patuh Seligi 2026 Segera Digelar, Polres Karimun Bekali Personel dengan Latpraops
Bandara RHA Karimun Disiapkan Jadi Feeder Penerbangan Komersial, Bidik Rute Tanjungpinang–Pekanbaru
Perkuat Pengawasan WNA, Kanim Tanjung Balai Karimun Ikuti Rapat TIMPORA dan Operasi Gabungan Kepri
Kejari Karimun Hentikan Penuntutan Dua Tersangka Penadahan Melalui Restorative Justice
SPMB Karimun 2026 Dimulai 8 Juni, Disdikbud Pastikan Sistem Pendaftaran Berjalan Secara Online
Jawab Tantangan Geografis Pulau Kundur, PT Timah Hadirkan Klinik dengan Fasilitas Lebih Lengkap
Meski Diguyur Hujan, Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Karimun Tetap Berlangsung Khidmat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:37 WIB

Bupati Karimun Tantang Atlet Muda Takraw Tembus Kancah Nasional

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:47 WIB

Operasi Patuh Seligi 2026 Segera Digelar, Polres Karimun Bekali Personel dengan Latpraops

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:12 WIB

Bandara RHA Karimun Disiapkan Jadi Feeder Penerbangan Komersial, Bidik Rute Tanjungpinang–Pekanbaru

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:49 WIB

Kejari Karimun Hentikan Penuntutan Dua Tersangka Penadahan Melalui Restorative Justice

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:46 WIB

SPMB Karimun 2026 Dimulai 8 Juni, Disdikbud Pastikan Sistem Pendaftaran Berjalan Secara Online

Berita Terbaru