Viral di Medsos, Layanan BPJS Kesehatan untuk Tenaga Honorer di Karimun Dinonaktifkan, Ini Kata Kadinkes !

- Author

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Karimun, KepriHeadline.id – Keanggotaan BPJS Kesehatan bagi tenaga honorer di lingkungan Pemkab Karimun dinonaktifkan. Hal itu memicu kehebohan dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Polemik ini mencuat karena tidak adanya surat pemberitahuan atau edaran resmi dari dinas terkait kepada para honorer. Informasi tentang penonaktifan layanan tersebut bahkan tersebar luas melalui aplikasi WhatsApp, salah satunya berupa pesan berantai yang menjadi perhatian banyak pihak.

Berikut kutipan pesan yang beredar di grup-grup WhatsApp:

“Cuaca saat ini kurang bagus, kalau ada saudara atau anak kita yang honorer, harap jaga kesehatan dengan baik. Karena kartu BPJS mereka yang diberikan pemerintah sudah tidak aktif lagi. Taunya tadi malam ketika seorang honorer mau berobat di UGD RSUD Karimun, petugas menyatakan BPJS-nya sudah tidak aktif. Paginya, saat mencoba berobat di Puskesmas Karimun, juga ditolak dengan alasan yang sama. Kita tidak tahu penyebabnya.” isi dalam pesan yang tersebar.

Pesan tersebut juga mengajukan pertanyaan kepada pihak terkait untuk memberikan klarifikasi, apakah ini terkait dengan masalah administratif atau lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, Benarkan Penonaktifan

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, membenarkan bahwa status kepesertaan BPJS Kesehatan tenaga honorer saat ini dinonaktifkan sementara.

“Penonaktifan ini terjadi karena belum keluarnya Surat Keputusan (SK) perpanjangan kontrak tenaga honorer dari BKPSDM,” ujar Rachmadi pada Selasa, 14 Januari 2025.

Ia menjelaskan bahwa pembayaran layanan BPJS Kesehatan untuk tenaga honorer bergantung pada daftar nama yang diusulkan oleh BKPSDM ke Dinas Kesehatan. Karena SK perpanjangan kontrak belum diterbitkan, status BPJS Kesehatan mereka juga ikut dibekukan sementara.

Permasalahan ini diharapkan dapat segera diselesaikan agar layanan kesehatan bagi tenaga honorer tidak terganggu, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat saat ini. Pemerintah daerah diharapkan memberikan klarifikasi dan solusi secepatnya.

(*)

Ikuti berita lainnya GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB