Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 237 Ribu Benih Lobster Senilai Rp23,8 Miliar di Perairan Kepri

- Author

Kamis, 17 Oktober 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan Bea Cukai Kepri, Bareskrim Polri, Lantamal IV Batam dan Polda Kepri menunjukkan barang bukti benih bening lobster yang berhasil diamankan pada, Senin, 14 Oktober 2024 lalu. Foto: ricky/kepriheadline.id

Tim Gabungan Bea Cukai Kepri, Bareskrim Polri, Lantamal IV Batam dan Polda Kepri menunjukkan barang bukti benih bening lobster yang berhasil diamankan pada, Senin, 14 Oktober 2024 lalu. Foto: ricky/kepriheadline.id

KepriHeadline.id – Tim Gabungan Bea Cukai Kepri, Bareskrim Polri dan Lantamal IV Batam mengagalkan upaya penyeludupan benih bening lobster senilai Rp23,8 miliar. Benih bening lobster tersebut rencananya akan dibawa menuju keluar perairan Indonesia.

Benih bening lobster itu dibawa menggunakan High Speed Craft (HSC) bermesin 4×200 PK. Penegahan kapal berkecepatan tinggi itu dilakukan di kawasan Perairan Berakit, Kabupaten Bintan, Senin, 14 Oktober 2024.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri, Adhang Noegroho Adhi mengatakan, keberhasilan penegahan terhadap HSC bermuatan Benih bening lobster ini merupakan hasil kerjasama antara Kanwil DJBC Khusus Kepri, Bareskrim Polri, Bea Cukai Batam dan Polda Kepri.

Dimana, melalui koordinasi itu. didapati adanya informasi kegiatan penyeludupan benih bening lobster di Perairan wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

“Dari hasil koordinasi, lalu kita lakukan pengawasan berlapis. Begitu melihat kapal HSC ini melintas langsung dilakukan pengejaran,” ungkap Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Adhang Noegroho, dalam konferensi pers di Dermaga Ketapang, Karimun, Kamis, 17 Oktober 2024.

Kakanwil mengatakan, Upaya pengejaran sempat berlangsung sekitar 3 jam, hingga kemudian kapal HSC bermesin 4 x 200 PK itu kandas di pulau Berakit, Kabupaten Bintan.

“HSC itu dikandaskan di daratan Berakit. Tim menghampiri dan ditemukan puluhan styrofoam dan pelaku melarikan diri,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas mendapati sebanyak 46 box berisi benih lobster dengan jumlah 237.305 ekor. Diperkiraan nilai dari keseluruhan benih lobster itu mencapai Rp 23,8 miliar.

Adhang menjelaskan, modus para pelaku penyelundupan benih lobster ini terbilang baru, karena beroperasi pada saat siang hari. Namun, pihaknya telah mengantisipasi perubahan modus yang dilakukan.

“Mulanya mereka sering melakukan kegiatan malam hari, saat ini di siang hari. Kita sudah antisipasi dengan patroli rutin, patroli gabungan bersama Bea Cukai Batam, Polda Kepri dan Lantamal IV,” jelasnya.

Ribuan benih lobster ini diduga berasal dari berbagai daerah di Selatan Pesisir pulau Jawa dan akan diselundupkan ke Malaysia dengan melintasi perairan Kepulauan Riau. Terhadap barang bukti benih lobster ini telah dilakukan pelepasliaran bersama unsur terkait lainnya di perairan Kabupaten Karimun.

Penyelundupan benih lobster ini diduga telah melanggar Pasal 102A Undang – Undang Nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan dan Pasal 88 jo Pasal 16 ayat 1 atau Pasal 92 jo Pasal 26 ayat 1 UU Republik Indonesia No 31/2004 tentang perikanan.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau
PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi
Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !
Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan
Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?
Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun
Blackout Berjam-jam di Karimun, Kompensasi 60 Ribu Pelanggan Masih Diproses
Dibutuhkan Warga Pulau, Ambulans Laut Bantuan Pemprov Kepri Malah Setahun Mangkrak di Dermaga Parit

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:52 WIB

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PLN Ungkap Penyebab Sementara Blackout Karimun pada Jumat Pagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Libatkan 58 UMKM, Karimun Weekend Market Vol. 3 Dibuka Hari Ini !

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Seluruh Siswa PAUD hingga SMP di Karimun Dipulangkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Kualitas Udara Karimun Menurun, Asap Karhutla dari Sumatera dan Kalimantan Masih Kepung Karimun

Berita Terbaru

Kapal SB Satria 18 bersandar di Pelabuhan Rakyat Sri Tanjung Gelam Karimun. FOTO: RR/Kepriheadline.id

KARIMUN

KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:52 WIB