Mongkey Pox Terdeteksi di Kepri, Kadinkes Karimun : Karimun Belum Ditemui

- Author

Rabu, 15 November 2023 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: google

Ilustrasi. Foto: google

Karimun, KepriHeadline.id – Virus Cacar Monyet atau Monkey Pox di Indonesia terus mengalami kenaikan, tercatat hingga kini ada 44 kasus ditemukan , termasuk di Provinsi Kepri.

Kasus monkey pox di Kepri, ditemukan pertama kali di Kota Batam. Diketahui, kasus itu menyerang satu orang pria berusia 23 tahun di Batam dan kini tengah menjalani perawatan intensi di RS Embung Fatimah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi menegaskan sampai hari ini pihaknya belum mendeteksi adanya kasus cacar monyet di Kabupaten Karimun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, ditemukannya virus Monkey Pox di Kepri, patut diwaspadai dengan cara memperkuat deteksi dini atau skrining di pintu-pintu masuk wilayah Karimun.

“Belum ada terdeteksi penuluran cacar monyet di Karimun, dan kita berharap jangan sampai ada. Untuk mengantisipasi kita melakukan pengecekan di pintu-pintu masuk seperti pelabuhan,” kata Rachmadi ketika dikonfirmasi, Rabu (15/11/2023).

Dijelaskannya, virus cacar monyet merupakan penyakit yang ditularkan hewan monyet atau tikus. Penyakit tersebut bersifat zoonosis atau disebabkan oleh virus yang menyebar antara hewan dan manusia.

“Penyakit ini menular melalui sentuhan, tapi tidak secepat COVID-19, untuk itu bila ada kasus suspect maka langsung segera di isolasi dan dilakukan pengambilan sampel untuk cek laboratorium,” terangnya.

Rachmasi menyebutkan, gejala-gejala yang dapat dialami penderita ketika mengalami cacar monyet, mirip dengan gejala cacar air. Dimana penderita akan merasakan demam akut, nyeri otot, pusing, kelelahan hingga timbulnya lesi cacar, koreng atau benjolan berisi air atau nanah pada tubuh

“Fenomena penyakit cacar monyet atau mongkeypox ini dapat dihindaru dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan apabila memiliki gejala itu segera ke rumah sakit,” katanya.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026
HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen
Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Kepri, Mantan Kapolres Karimun Jabat Dirreskrimsus
Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya
Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun
KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:37 WIB

HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Kepri, Mantan Kapolres Karimun Jabat Dirreskrimsus

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka

Berita Terbaru