Masalah Pengangkutan Jadi Pemicu Sering Terjadi Kelangkaan Gas Elpiji di Karimun

- Author

Minggu, 15 Oktober 2023 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Pertamina melakukan pendistribusian gas elpiji ke Masyarakat. Foto: istimewa

Petugas Pertamina melakukan pendistribusian gas elpiji ke Masyarakat. Foto: istimewa

Karimun, Kepriheadline.id – Masalah pengangkutan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kelangkaan gas elpiji untuk wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Meskipun, diakui Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM bahwa kuota gas untuk Karimun telah tercukupi, akan tetapi persoalan yang sama terus saja ditemukan.

“Gas Elpiji ini didatangkan dari Tanjung Uban, Kabupaten Bintan. Salah satu penyebab kelangkaan ini, yakni masalah pengangkutannya, sudah terungkap pada pertemuan bersama pak Bupati kemarin,” kata Basori ditemui baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebutkannya, ada beberapa saran yang telah diberikan kepada para agen dan pihak pengangkut agar hal ini dapat teratasi, salah satunya dengan menganti kapal pengngkut dengan ukuran yang lebih kecil.

Dengan begitu lanjutnya, jumlah pengantaran gas elpiji dari Tanjung Uban ke Karimun akan semakin banyak.

“Kami minta tadinya pakai kapal besar, kita sarankan untuk pakai kapal lebih kecil. Ada satu agen pakai satu kapal besar, kemudian digantikan jadi dua kapal kecil biar cepat,” kata Basori.

Ia menyebutkan, kuota yang diberikan pihak Pertamina, telah mencukupi kebutuhan gas elpiji untuk Kabupaten Karimun.

“Menurut saya ini sudah terbanjiri. Tapi sampaikan kalau ada yang kosong. Jika ada pangkalan kosong kami langsung akan cek ke level agen,” katanya.

Basori juga mengatakan, dari pantauan pihaknya, untuk saat ini belum ada keterlambatan masuknya gas elpiji ke Karimun.

“Agen ada lima dan pangkalan sekitar 400-an se-Kabupaten Karimun. Sampai hari ini belum ada keterlambatan. Pantauan dari agen ada terus,” katanya.

Menurut Basori, Permasalahan gas elpiji juga dapat diatasi dengan dibukanya SPBE di Smemal Kelurahan Pasir Panjang. Namun demikian, pembukaan belum daoat dilakukan karena masih terkendala listrik di wilayah tersebut.

“Kalau SPBE kita sudah efektif maka ambilnya disini saja. Kini SPBE tinggal tunggu pasokan listrik dari PT Soma saja,” ujar Basori.

(cr1/red)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026
HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen
Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka
Kapolri Mutasi Pejabat Polda Kepri, Mantan Kapolres Karimun Jabat Dirreskrimsus
Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka
Warga Batam Ditemukan Tewas di Karimun, Polisi Ungkap Kronologinya
Belum Berproduksi, PT AAP Bedah Rumah Warga dan Bagikan 29 Paket Sembako di Karimun
KSOP Sidak Manifest Kapal Penumpang Antar Pulau

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Dinkes Karimun Catat 21 Kasus ISPA pada Pekan Pertama Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:37 WIB

HUT ke-27 Karimun, Bupati Iskandarsyah Ungkap Pertumbuhan Ekonomi 6,14 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Kabut Asap Selimuti Karimun, Disdikbud Ungkap Alasan Sekolah Tetap Tatap Muka

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kapolri Mutasi Pejabat Polda Kepri, Mantan Kapolres Karimun Jabat Dirreskrimsus

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Udara Karimun Tidak Sehat, Siswa PAUD hingga SMP Tetap Belajar Tatap Muka

Berita Terbaru