Penilaian Kompetensi Jadi Dasar Pengembangan Pegawai Kementerian ATR/BPN

- Author

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menjadikan penilaian kompetensi sebagai salah satu pijakan dalam menentukan arah pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kementerian.

Penilaian kompetensi dilakukan terhadap pegawai negeri sipil (PNS), termasuk sejak mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar). Penilaian tersebut tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan individu, tetapi juga untuk memetakan kekuatan serta kesenjangan kompetensi pegawai dalam organisasi.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian ATR/BPN menggelar kegiatan Umpan Balik (Feedback) Pemetaan Kompetensi Pegawai di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Kepala Pusat Penilaian Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN Heri Mulianto mengatakan, hasil penilaian kompetensi pegawai telah dimasukkan ke dalam SINTEN (Sistem Informasi Kompetensi).

Menurut dia, sesi umpan balik menjadi kesempatan bagi pegawai untuk memahami kompetensi yang telah dimiliki sekaligus mengetahui aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Hasil penilaian kompetensi sudah kita masukkan ke dalam SINTEN. Sesi feedback ini menjadi momentum yang baik untuk arah pengembangan ke depan,” kata Heri.

Ia menjelaskan, pegawai dapat mengetahui hasil pemetaan kompetensi, baik kompetensi manajerial, sosial kultural, maupun aspek teknis.

Hasil tersebut nantinya digunakan sebagai dasar penyusunan individual development plan (IDP). Rencana pengembangan individu itu mencakup pelatihan atau bentuk pengembangan kompetensi lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pegawai.

“Ini membantu pegawai melihat standar kompetensi yang dipersyaratkan pada jabatannya. Pegawai dapat mengetahui kompetensi yang masih perlu dikembangkan dan langkah yang harus dilakukan untuk memenuhinya,” ujar Heri.

Dengan demikian, penilaian kompetensi tidak berhenti pada pemetaan kondisi pegawai saat ini. Hasilnya juga diarahkan untuk menentukan kompetensi yang dibutuhkan serta langkah pengembangan yang harus dilakukan untuk mencapai target tersebut.

31 Pegawai Ikuti Sesi Feedback

Dalam kegiatan tersebut, PNS yang telah menjalani penilaian kompetensi saat Latsar 2025 mengikuti sesi one on one bersama asesor aparatur.

Sebanyak 18 pegawai mengikuti sesi asesmen pada Rabu (19/8/2026). Sementara itu, 13 pegawai lainnya dijadwalkan mengikuti sesi asesmen pada Kamis (20/8/2026).

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian ATR/BPN Budi Santosa mengatakan, kegiatan feedback penilaian kompetensi merupakan bagian penting dari upaya transformasi organisasi dan peningkatan kapasitas pegawai.

Terlebih, Kementerian ATR/BPN tengah memperkuat transformasi organisasi melalui penerapan Organisasi Berbasis Wilayah.

Sistem tersebut diluncurkan pada Senin (17/8/2026) di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat.

Menurut Budi, penerapan organisasi berbasis wilayah akan berpengaruh terhadap penataan jabatan sekaligus kebutuhan kompetensi pegawai.

“Ini jadinya Kepala Seksi di Kantah terbagi ke dalam enam wilayah sesuai kapasitas dari Kantah masing-masing. Ini bisa menjadi momentum dalam mempersiapkan kebutuhan tersebut melalui penilaian kompetensi pegawai ini,” kata Budi.

Ia menambahkan, pemetaan kompetensi diharapkan dapat membantu Kementerian ATR/BPN menyiapkan pegawai sesuai kebutuhan organisasi yang terus berkembang.

Dengan begitu, pengembangan SDM tidak hanya dilakukan berdasarkan kebutuhan saat ini, tetapi juga disesuaikan dengan arah transformasi organisasi dan tuntutan jabatan di masa mendatang.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BULOG Cetak Rekor, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton hingga Oktober 2026
BGN Uji Coba MBG Prasmanan di Kelas, Makanan Diantar Hangat dari Dapur SPPG
Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Dinilai Mudahkan Warga Kota Gorontalo
RUU Reforma Agraria Disiapkan untuk Atasi Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria
HANTARU ke-66, Kementerian ATR/BPN Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Mata Gratis
HANTARU 2026, Menteri Nusron Minta Transformasi Layanan Jadi Cara Kerja Sehari-hari
66 Tahun UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis Pertanahan dan Tata Ruang
Lampaui Target, LP2B Nasional Capai 87,63 Persen
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:04 WIB

BULOG Cetak Rekor, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton hingga Oktober 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:21 WIB

BGN Uji Coba MBG Prasmanan di Kelas, Makanan Diantar Hangat dari Dapur SPPG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Dinilai Mudahkan Warga Kota Gorontalo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:46 WIB

RUU Reforma Agraria Disiapkan untuk Atasi Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria

Selasa, 29 September 2026 - 08:49 WIB

HANTARU ke-66, Kementerian ATR/BPN Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Mata Gratis

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB