KARIMUN, KepriHeadline.id – Pemadaman listrik yang terjadi pada Senin (4/5/2026) malam disebabkan oleh gangguan pada kubikel di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).
Gangguan tersebut memicu kondisi black out (BO) yang berdampak pada padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Pulau Karimun.
Manager ULP PLN Rayon Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, saat dikonfirmasi, Senin (5/5/2026) menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan proses perbaikan pada kubikel yang mengalami gangguan.
“Terjadi gangguan pada kubikel PLTD yang menyebabkan BO. Saat ini masih dalam proses perbaikan oleh tim pemeliharaan pembangkit,” ujarnya.
Selain itu, PLN juga menunggu suplai listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) agar dapat kembali menyalurkan daya secara optimal ke sistem kelistrikan.
Subhan menambahkan, upaya percepatan pemulihan terus dilakukan dengan fokus utama pada perbaikan peralatan yang bermasalah agar sistem kembali andal.
Sebagai langkah antisipasi, PLN berencana mempercepat jadwal pemeliharaan rutin kubikel di seluruh PLTD. Semula, pemeliharaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus atau September 2026.
“Ke depan, kami rencanakan percepatan pemeliharaan rutin kubikel di seluruh PLTD agar kejadian serupa tidak terulang. Saat ini kami juga fokus memperbaiki kubikel yang ada agar sistem lebih andal,” jelasnya.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pemadaman listrik tersebut.
“Kami mohon maaf atas terjadinya gangguan pada kubikel PLTD yang menyebabkan pemadaman meluas. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan keandalan, baik di sisi jaringan maupun pembangkitan,” kata Subhan.
Saat ini, tim teknis masih melakukan persiapan pasca inspeksi guna memastikan kesiapan material sebelum proses perbaikan lanjutan dilakukan.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






