Kementerian ATR/BPN Siapkan 849.000 Hektare Lahan untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

- Author

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan komitmennya dalam mendukung program ketahanan energi nasional melalui penyediaan lahan dan penguatan tata ruang.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, mengatakan dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur energi yang masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Transisi Energi Terbarukan dan Konversi Kendaraan Listrik yang digelar di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

“Untuk menyukseskan program ini, kami memberikan dukungan melalui pelayanan pertanahan dan tata ruang. Dari sisi pertanahan, kami menyiapkan potensi lahan yang bersumber dari Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak diperpanjang,” ujar Nusron.

Ia mengungkapkan, secara nasional potensi lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur ketahanan energi mencapai sekitar 849.000 hektare. Khusus di wilayah Jawa, tersedia sekitar 50.000 hingga 60.000 hektare lahan.

Saat ini, Kementerian ATR/BPN masih melakukan pemetaan dan identifikasi lebih lanjut terhadap lokasi-lokasi tersebut guna memastikan kesiapan lahan.

Selain penyediaan lahan, dukungan juga diberikan dalam aspek perizinan pemanfaatan ruang, salah satunya melalui penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sebagai dasar proses perizinan lanjutan.

Nusron juga mengusulkan agar proyek pengembangan energi dimasukkan dalam skema PSN agar proses penyesuaian tata ruang dan penyelesaian aspek pertanahan dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa Presiden telah menginstruksikan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan target kapasitas hingga 100 gigawatt.

Menurut Bahlil, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak.

“Energi merupakan salah satu faktor penting dalam geopolitik dan geoekonomi global. Karena itu, Presiden meminta percepatan pemanfaatan potensi energi agar Indonesia semakin mandiri,” ujar Bahlil.

Rapat tersebut juga dihadiri sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara, serta didampingi Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BULOG Cetak Rekor, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton hingga Oktober 2026
BGN Uji Coba MBG Prasmanan di Kelas, Makanan Diantar Hangat dari Dapur SPPG
Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Dinilai Mudahkan Warga Kota Gorontalo
RUU Reforma Agraria Disiapkan untuk Atasi Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria
HANTARU ke-66, Kementerian ATR/BPN Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Mata Gratis
HANTARU 2026, Menteri Nusron Minta Transformasi Layanan Jadi Cara Kerja Sehari-hari
66 Tahun UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis Pertanahan dan Tata Ruang
Lampaui Target, LP2B Nasional Capai 87,63 Persen
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:04 WIB

BULOG Cetak Rekor, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton hingga Oktober 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:21 WIB

BGN Uji Coba MBG Prasmanan di Kelas, Makanan Diantar Hangat dari Dapur SPPG

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Dinilai Mudahkan Warga Kota Gorontalo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:46 WIB

RUU Reforma Agraria Disiapkan untuk Atasi Kebuntuan Hukum Penyelesaian Konflik Agraria

Selasa, 29 September 2026 - 08:49 WIB

HANTARU ke-66, Kementerian ATR/BPN Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Mata Gratis

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB