Tinggalkan Orang Tua demi Masa Depan, 36 Siswa dari Tiga Provinsi Mulai Pendidikan di Kelas Beasiswa PT Timah

- Author

Senin, 13 Juli 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tinggalkan Orang Tua demi Masa Depan, 36 Siswa dari Tiga Provinsi Mulai Pendidikan di Kelas Beasiswa PT Timah

Tinggalkan Orang Tua demi Masa Depan, 36 Siswa dari Tiga Provinsi Mulai Pendidikan di Kelas Beasiswa PT Timah

BANGKA – Sebanyak 36 pelajar berprestasi dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau resmi memulai perjalanan pendidikan mereka di Kelas Beasiswa PT Timah yang diselenggarakan di SMAN 1 Pemali, Kabupaten Bangka.

Bagi para siswa tersebut, kesempatan menempuh pendidikan melalui program beasiswa ini bukan sekadar membuka akses terhadap sekolah berkualitas, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menggapai cita-cita, meski harus meninggalkan keluarga di usia yang masih belia.

Di balik koper yang mereka bawa, tersimpan harapan besar orang tua serta tekad untuk mengubah masa depan melalui pendidikan.

Salah satu peserta, Kirana, lulusan SMP Negeri 1 Selat Nasik, Kabupaten Belitung, mengaku termotivasi mengikuti program Kelas Beasiswa PT Timah karena ingin memperluas wawasan sekaligus memperoleh lingkungan belajar yang mampu mendukung pengembangan dirinya.

Putri seorang nelayan asal Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik itu bercita-cita menjadi seorang guru.

“Saya ingin belajar lebih banyak dan mendapatkan lingkungan yang bisa membantu saya berkembang,” ujar Kirana saat kegiatan serah terima peserta didik baru Kelas Beasiswa PT Timah di SMAN 1 Pemali, pekan lalu.

Meski harus berpisah dengan kedua orang tuanya, Kirana memahami bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari perjuangan meraih masa depan yang lebih baik.

Ia mengaku sempat merasa sedih karena baru pertama kali tinggal jauh dari keluarga. Namun, dukungan orang tua menjadi penyemangat baginya.

“Ayah dan ibu selalu bilang saya harus semangat karena kondisi ekonomi keluarga memang terbatas. Mereka berpesan agar saya menjaga pergaulan dan fokus belajar,” katanya.

Kirana berharap program Kelas Beasiswa PT Timah dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak berprestasi dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik.

Harapan serupa disampaikan Nindy Syahputri, lulusan MTsN Karimun, Kepulauan Riau. Ia mengenal program tersebut dari alumni Kelas Beasiswa PT Timah yang merupakan teman kakaknya.

Nindy mengaku ingin menjadi pribadi yang mandiri, sukses, serta mampu membanggakan kedua orang tuanya. Ia juga memiliki cita-cita menjadi seorang guru.

“Saya ingin lebih fokus belajar, mengembangkan potensi diri, dan suatu hari nanti bisa menjadi guru yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Anak kedua dari tiga bersaudara itu berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan ibunya merupakan ibu rumah tangga.

Meski berat melepas kepergiannya, kedua orang tuanya tetap memberikan dukungan penuh agar ia memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

“Orang tua bilang saya harus mencoba. Kalau memang rezeki pasti berhasil. Memang sedih karena belum pernah sejauh ini dari mereka, tetapi ini demi masa depan,” katanya.

Nindy juga menyampaikan apresiasi kepada PT Timah yang telah memberikan kesempatan baginya menjadi bagian dari Pemali Boarding School.

“Program ini sangat membantu keluarga kami dan menjadi jalan saya untuk meraih cita-cita,” ucapnya.

Sementara itu, Aqila Mumtaz, lulusan SMP Negeri 2 Pangkalpinang, mengaku tidak menyangka berhasil lolos setelah melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes akademik hingga psikotes.

Ia menargetkan dapat melanjutkan pendidikan ke Universitas Gadjah Mada (UGM) dan bercita-cita menjadi seorang diplomat.

“Bagi saya ini kesempatan yang luar biasa. Semoga saya bisa belajar dengan sungguh-sungguh, masuk perguruan tinggi impian, dan menjadi diplomat,” katanya.

Peserta lainnya, M. Afiq Arsyad, lulusan SMP Negeri 3 Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengikuti program tersebut berdasarkan rekomendasi dari sekolahnya.

Putra seorang petani itu mengatakan kesempatan belajar di Pemali Boarding School menjadi harapan baru bagi keluarganya yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Orang tua saya usianya sudah di atas 50 tahun. Mereka tetap mendukung saya walaupun harus jauh dari rumah. Bahkan ini pertama kalinya saya naik pesawat,” ujarnya.

Afiq yang juga bercita-cita menjadi guru berharap dapat memanfaatkan kesempatan belajar tersebut untuk meraih prestasi sekaligus mewujudkan impian keluarganya.

Ia berharap Program Kelas Beasiswa PT Timah terus berlanjut sehingga semakin banyak pelajar berprestasi dari keluarga sederhana memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026
PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat
PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat
PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani
PT TIMAH Bantu Perbaikan TPQ dan MDA Masjid Al Inayah di Kundur Barat
Dukung Kenyamanan Ibadah Jamaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan untuk Masjid Nurul Fatah di Kabupaten Belitung
Dukung Program GENTING, PT TIMAH Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berisiko Stunting

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:32 WIB

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:29 WIB

PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:45 WIB

PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:47 WIB

PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:46 WIB

PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB