KARIMUN, KepriHeadline.id – Produk minuman ringan atau soft drink asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mulai menembus pasar internasional. PT Inmas Sunshine melakukan ekspor perdana sebanyak 2.424 karton minuman ringan ke Singapura pada Senin (9/2/2026).
Pengiriman dilakukan melalui pelabuhan PT Karimun Marine Shipyard dengan nilai ekspor mencapai 15.756 dolar Singapura atau setara Rp 208.830.024.
Direktur dan jajaran manajemen PT Inmas Sunshine menyebutkan, ekspor perdana ini menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat global.
PT Inmas Sunshine merupakan perusahaan manufaktur minuman ringan yang beroperasi di Pulau Karimun. Perusahaan ini menyerap sekitar 164 tenaga kerja lokal dan turut berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Karimun. Selain dipasarkan ke luar negeri, produk mereka juga beredar di sejumlah wilayah di dalam negeri.
Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Tri Wahyudi, yang turut mendampingi proses ekspor, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran kegiatan ekspor tersebut.
Menurut dia, Bea Cukai berperan aktif dalam mendampingi proses importasi bahan baku dan kebutuhan produksi perusahaan, seperti bahan baku minuman, kaleng kemasan, dan komponen pendukung lainnya.
“Ekspor perdana pada tahun 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal bagi PT Inmas Sunshine untuk terus meningkatkan kapasitas produksi dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujar Tri.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan perusahaan dalam membangun sinergi yang baik dengan Bea Cukai. Menurutnya, kolaborasi antara pelaku usaha dan instansi pemerintah menjadi kunci dalam mendorong peningkatan ekspor daerah.
“Sinergisitas yang telah terjalin akan terus kami perkuat agar dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun,” kata dia.
Keberhasilan ekspor ini sekaligus menjadi bukti bahwa produk industri daerah memiliki potensi untuk bersaing di pasar internasional, termasuk di negara dengan standar kualitas tinggi seperti Singapura.
(*)
Penulis : Ricky Robian Syah
Editor : Ricky Robian Syah






