Ribuan Warga Hadiri Kampanye Akbar Paslon Rudi-Rafiq di Karimun

- Author

Sabtu, 23 November 2024 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Warga hadiri Kampanye Akbar Muhammad Rudi-Aunur Rafiq di Kabupaten Karimun. Foto: Tim Humas

Ribuan Warga hadiri Kampanye Akbar Muhammad Rudi-Aunur Rafiq di Kabupaten Karimun. Foto: Tim Humas

Karimun, KepriHeadline.id Ribuan warga memadati Stadion Mini P4, Kelurahan Parit Benut, Kabupaten Karimun, Jumat,22 November 2024 malam, untuk menghadiri kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut dua, Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq.

Dalam orasi politiknya, Muhammad Rudi menegaskan komitmennya menyelesaikan persoalan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Kabupaten Karimun yang selama ini menjadi sorotan.

“Tidak mungkin saya biarkan isu ini dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Jika saya terpilih, persoalan TPP ini akan saya tangani,” tegas Rudi.

Rudi mengungkapkan, kondisi keuangan Kabupaten Karimun saat ini masih bergantung pada dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri. Ia meminta agar masyarakat tidak menyalahkan Aunur Rafiq selaku Bupati Karimun.

“Karimun berbeda dengan Batam, yang memiliki PAD hingga Rp1,7 triliun. TPP di Batam tidak menjadi masalah. Sedangkan Karimun, keuangannya masih bergantung pada provinsi,” jelas Rudi.

Namun, ia optimistis persoalan ini akan teratasi mulai awal 2025, berkat regulasi baru yang meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu perubahannya adalah mekanisme bagi hasil pajak kendaraan bermotor.

“Dulu, dana pajak masuk dulu ke provinsi baru dikirim ke kabupaten/kota. Tapi mulai 1 Januari 2025, 66 persen pajak langsung diterima daerah. Ini akan meningkatkan PAD Karimun,” papar Rudi.

Baca Juga :  Perkuat Pertanian Lokal, PT TIMAH Serahkan Alat Olah Lahan kepada Kelompok Tani Kundur

Selain fokus pada keuangan daerah, Rudi menekankan pentingnya kolaborasi antara gubernur dan bupati terpilih untuk menarik investasi ke Karimun.

“Dengan investasi, pendapatan daerah naik, ekonomi masyarakat meningkat. Syaratnya, perizinan harus mudah dan kota ramah bagi investor,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, Paslon Rudi-Rafiq juga berkomitmen meningkatkan pendidikan agama, salah satunya melalui pemberian insentif kepada guru Al-Quran.

“Kami juga akan membangun pesantren terbesar di Kepri, berlokasi di Penyengat, untuk melestarikan sejarah dan nilai-nilai agama kita,” tambahnya.

Tokoh pendiri Provinsi Kepri, Huzrin Hood, turut memberikan dukungan kepada pasangan ini. Ia membela Aunur Rafiq dari fitnah yang beredar di masyarakat, termasuk isu tidak cairnya TPP ASN di Karimun.

“Aunur Rafiq difitnah, seolah-olah beliau tidak bertanggung jawab. Padahal persoalan ini karena faktor bantuan pusat yang belum turun. Fitnah seperti ini sangat menyedihkan,” tegas Huzrin.

Kampanye akbar ini tidak hanya berisi orasi politik. Acara turut dimeriahkan dengan penampilan seni tradisional seperti silat Melayu dan kompang, serta kehadiran penyanyi ibu kota Silvia Ananta dan Givri KDI.

Pasangan berjargon HMR BerAura ini menutup kampanye dengan optimisme tinggi, menyampaikan harapan untuk membawa perubahan besar bagi Kabupaten Karimun dan Provinsi Kepri.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

 

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG
Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan
Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan
Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS
Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi
Bea Cukai Kepri dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah Senilai Rp 3,2 Miliar ke Malaysia
Isu Uang “Gerenti” di Karimun Jadi Sorotan, PBB Tegaskan Tak Ada Pungutan oleh Imigrasi
Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS dan SPP, Tiga Pejabat Sekolah di Karimun Ditetapkan Sebagai Tersangka

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:17 WIB

Pastikan Mutu Makan Bergizi Gratis, Wabup Karimun Turun Langsung ke SPPG

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:38 WIB

Pemkab Karimun Gandeng DMI dan KKPM Shadik, Perkuat Pembinaan Pelajar di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:22 WIB

Gojek Karimun Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Bagikan Ratusan Paket Takjil di Bulan Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:19 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Pemkab Karimun Siapkan Pulau Belat untuk Megaproyek PLTS

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:02 WIB

Bupati Iskandarsyah Buka Musrenbang Karimun 2026, Fokus Ekonomi Biru dan Penguatan Investasi

Berita Terbaru