Ratusan Petugas Kebersihan di Karimun Kini Beralih ke Sistem Outsourcing

- Author

Jumat, 11 April 2025 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Karimun Iskandarsyah dan Rocky Marciano Bawole. FOTO: Forkopim Karimun.

Bupati dan Wakil Bupati Karimun Iskandarsyah dan Rocky Marciano Bawole. FOTO: Forkopim Karimun.

Karimun, KepriHeadline.id – Sebanyak lebih dari 800 petugas yang sebelumnya bekerja langsung di bawah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun kini resmi dialihkan ke sistem outsourcing atau pihak ketiga. Langkah ini mencakup berbagai posisi seperti petugas kebersihan, cleaning service, serta beberapa bagian pendukung lainnya.

Dari total tersebut, sebanyak 689 orang merupakan petugas lapangan (outdoor), sementara 150 lainnya bertugas di dalam ruangan (indoor).

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menjelaskan bahwa gaji petugas kebersihan yang sempat tertunda selama tiga bulan – Januari hingga Maret – telah dibayarkan penuh oleh pemerintah daerah.

“Gaji untuk bulan Januari, Februari, dan Maret sudah kami bayarkan. Mulai April, sistem kerja mereka dialihkan ke outsourcing. Insyaallah, dalam waktu dekat mekanisme ini sudah berjalan sesuai regulasi yang ada,” ujar Rocky.

Dengan pemberlakuan sistem ini, Rocky memastikan bahwa permasalahan terkait kesejahteraan para pekerja kebersihan telah terselesaikan. Ke depan, Pemkab Karimun hanya akan fokus pada pengawasan terhadap perusahaan pihak ketiga yang menjadi mitra kerja.

Baca Juga :  Donasi Korban Banjir Aceh dan Sumatera Terkumpul Rp534 Juta di Rekening Dinsos Karimun

Tak hanya tenaga kerja, proses pengangkutan sampah hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) juga kini dikelola oleh pihak ketiga.

“Semua sudah berjalan, sekarang tugas kita adalah melakukan pengawasan agar layanan tetap optimal,” tambahnya.

Rocky juga mengungkapkan bahwa penumpukan sampah yang sempat terjadi sebelumnya disebabkan oleh keterbatasan armada dan aksi mogok petugas kebersihan. Ia pun mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

“Kesadaran individu sangat penting. Yang sudah baik, mari kita tingkatkan lagi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus memperbaiki tata kelola kebersihan, dimulai dari level RT dan RW.

“Kami akan menyusun formula yang lebih efektif agar seluruh masyarakat terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” pungkas Iskandarsyah.

(*)

Ikuti berita lainnya di GOOGLE NEWS

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Lampu dan Kereta Hias Karimun Semarakkan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H
PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Desember 2025, Fokus Pendidikan hingga Keagamaan
Mobil Terios Tertimpa Pohon di Depan Masjid Baitul Taqwa Karimun
Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun
Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras
Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan
Ratusan Sekolah di Karimun Terima Bantuan Smart TV Program Digitalisasi Pendidikan
Bupati Karimun Lantik Pengurus HPMTBK Pekanbaru Periode 2025–2026

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:25 WIB

Festival Lampu dan Kereta Hias Karimun Semarakkan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:23 WIB

PT Karimun Granite Salurkan Bantuan PPM Desember 2025, Fokus Pendidikan hingga Keagamaan

Senin, 19 Januari 2026 - 13:21 WIB

Mayat Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel di Karimun

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

Stok Nasional Surplus, Mentan Tegaskan Karimun Tak Boleh Lagi Krisis Beras

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Mentan Sarankan Ribuan Ton Beras Selundupan di Kepri Dimusnahkan

Berita Terbaru