Ratusan Nelayan Gotong Royong Atasi Pendangkalan Muara Jelitik, PT Timah Fasilitasi Pemasangan Jumbo Bag

- Author

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Nelayan Gotong Royong Atasi Pendangkalan Muara Jelitik, PT Timah Fasilitasi Pemasangan Jumbo Bag

Ratusan Nelayan Gotong Royong Atasi Pendangkalan Muara Jelitik, PT Timah Fasilitasi Pemasangan Jumbo Bag

BANGKA – Ratusan nelayan bersama karyawan PT Timah dan personel Satpolairud Polres Bangka bergotong royong mengatasi pendangkalan di alur Muara Jelitik, Sungailiat, Kabupaten Bangka. Kegiatan ini dilakukan dengan mengisi ratusan jumbo bag berisi pasir yang akan difungsikan sebagai talud penahan abrasi dan pendangkalan di kawasan muara.

Di bawah terik matahari, lebih dari 100 orang terlibat dalam kegiatan yang berlangsung sejak Minggu (25/5/2026) tersebut. Para peserta dibagi ke dalam kelompok kecil yang terdiri dari empat hingga lima orang untuk mempercepat proses pengisian jumbo bag berkapasitas satu ton.

Suasana gotong royong berlangsung penuh semangat. Sebagian peserta bertugas menyekop pasir, sementara yang lain menahan posisi jumbo bag agar tetap kokoh saat diisi. Kebersamaan dan kekompakan masyarakat pesisir terlihat dari kerja sama yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Program yang diinisiasi PT Timah ini menjadi langkah sementara untuk membantu mengurangi pendangkalan yang selama ini menghambat aktivitas keluar-masuk kapal nelayan di Muara Jelitik.

Selain nelayan, karyawan PT Timah dan anggota Satpolairud Polres Bangka turut ambil bagian dalam pengisian jumbo bag. Material tersebut nantinya akan disusun sebagai talud guna menahan pergerakan pasir yang menyebabkan penyempitan alur muara.

Hingga Selasa (26/5/2026), sebanyak 150 jumbo bag telah terisi dan ditata di lokasi. Pada hari yang sama, kegiatan dilanjutkan dengan target pengisian sekitar 500 jumbo bag tambahan.

Salah seorang nelayan, Marhumin, mengatakan pendangkalan alur Muara Jelitik telah lama menjadi persoalan yang mengganggu aktivitas nelayan. Kondisi tersebut membuat kapal kerap kesulitan keluar dan masuk muara, terutama saat air surut.

“Pendangkalan ini membuat kapal sulit keluar masuk dan harus menunggu air pasang. Semoga pemasangan jumbo bag yang nantinya menjadi talud bisa membantu memperlancar akses ke muara,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan nelayan lainnya, Albar (55). Menurut dia, pendangkalan Muara Jelitik telah berlangsung selama bertahun-tahun dan berdampak langsung terhadap ribuan nelayan yang bergantung pada jalur tersebut.

“Kalau air pasang kapal masih bisa lewat, tetapi saat surut sering terhambat. Kondisi ini sudah dirasakan nelayan selama belasan tahun,” kata Albar.

Ia mengapresiasi inisiatif PT Timah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk nelayan dan penambang, untuk bersama-sama mencari solusi sementara terhadap persoalan pendangkalan muara.

Menurut Albar, kolaborasi yang terbangun menunjukkan kepedulian bersama terhadap keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

“Semua bergerak bersama. Nelayan, masyarakat, dan penambang ikut bergotong royong. Kami berterima kasih kepada PT Timah yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan menyediakan jumbo bag,” ujarnya.

Nelayan lainnya, Rino, mengaku langsung bergabung dalam kegiatan gotong royong setelah pulang melaut pada dini hari.

“Saya baru pulang melaut subuh tadi. Begitu mendapat informasi ada gotong royong untuk mengatasi pendangkalan muara, saya langsung ikut karena ini untuk kepentingan bersama agar nelayan tidak lagi kesulitan keluar masuk muara,” katanya.

Sementara itu, Kanit Patroli Satpolair Polres Bangka, Teguh Hariyanto, mengatakan pihaknya mendukung kegiatan tersebut dengan turut membantu proses pengisian jumbo bag.

“Kami bersama masyarakat ikut bergotong royong dalam pengisian jumbo bag. Harapannya kegiatan ini berjalan lancar sehingga nelayan dapat keluar masuk muara dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Timah juga telah membantu melakukan pengerukan di kawasan Muara Jelitik sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan aksesibilitas jalur pelayaran nelayan. Kegiatan pemasangan jumbo bag ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara sambil menunggu penanganan yang lebih permanen terhadap persoalan pendangkalan muara.

(*)

Penulis : Ricky Robian Syah

Editor : Ricky Robian Syah

Follow WhatsApp Channel www.kepriheadline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026
PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat
PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat
PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani
PT TIMAH Bantu Perbaikan TPQ dan MDA Masjid Al Inayah di Kundur Barat
Dukung Kenyamanan Ibadah Jamaah, PT TIMAH Serahkan Bantuan untuk Masjid Nurul Fatah di Kabupaten Belitung
Dukung Program GENTING, PT TIMAH Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Berisiko Stunting
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:32 WIB

TJSL PT TIMAH Jangkau 15.605 Penerima Manfaat hingga Semester I 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:29 WIB

PT TIMAH Tangani 97 Karhutla di Bangka Belitung hingga Kundur, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:45 WIB

PT Timah Gandeng BKKBN Dampingi Orang Tua Cegah Stunting di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:47 WIB

PT TIMAH Bersihkan Eks Lapangan Golf untuk Persiapan HUT ke-81 RI di Bangka Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:46 WIB

PT TIMAH Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Desa Air Rayak, 131 Warga Terlayani

Berita Terbaru

Petugas PLN melakukan perbaikan terhadap mesin jaringan listrik. Foto: Istimewa/kepriheadline.id

KARIMUN

Listrik Karimun Blackout Lagi, Apa Penyebabnya?

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB